PALANGKA RAYA – Sebanyak 25 penari Dayak dari berbagai sanggar tari di Kalimantan Tengah (Kalteng) intens mempersiapkan diri untuk tampil dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-79 Republik Indonesia di Istana Negara. Latihan yang dipimpin oleh koreografer ternama ini bertujuan agar setiap gerakan tarian dapat ditampilkan dengan sempurna.
Tim Kesenian Isen Mulang Berkah yang dipersiapkan ini diharapkan dapat memperkenalkan kekayaan budaya Dayak sebagai momen yang membanggakan bagi Kalimantan Tengah. Latihan Tim Kesenian Isen Mulang Berkah ini dipimpin oleh koreografer Benny M Tundan, Marini, dan Tris Sofia.
Menurut Marini, persiapan yang dilakukan sudah mencapai 85 persen dan hanya tinggal memantapkan gerakan yang sudah dipelajari. “Semua penari yang terlibat telah memiliki jam terbang di masing-masing sanggar. Saat ini, fokus latihan diarahkan pada detail penting setiap gerakan tarian,” sebut Marini, Rabu 31 Juli 2024.
Marini menjelaskan hal ini untuk memastikan setiap gerakan tarian dapat ditampilkan dengan maksimal dan memberikan pemahaman mendalam tentang makna setiap gerakan yang dilakukan. Benny M Tundan juga menambahkan bahwa semangat dan dedikasi para penari sangat tinggi.
“Mereka sangat antusias berlatih dengan keras setiap hari demi mencapai hasil yang terbaik dalam penampilan mereka nanti,” ujarnya. Adapun, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, H Edy Pratowo, turut mendukung tim kesenian ini. Dia berharap penampilan yang akan ditampilkan dapat menginspirasi generasi muda untuk lebih mencintai dan melestarikan kebudayaan daerah.
Penampilan Tim Kesenian Isen Mulang Berkah nanti akan menjadi catatan sejarah, terutama dalam pelaku seni dan budaya di Kalteng. Keberhasilan mereka tampil di Istana Negara dapat memperkenalkan kekayaan budaya Dayak kepada seluruh bangsa Indonesia. “Besar harapan agar penampilan mereka dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi generasi muda lainnya untuk melestarikan dan mempromosikan kebudayaan daerah,” dekikiannya.
(vi/matakalteng)





















