PALANGKA RAYA – Seorang tenaga medis yakni perawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Doris Sylvanus dikabarkan meninggal dunia, Sabtu 2 Mei 2020 siang. Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Diklit Pengembangan dan Humas RSDS, dr. Riza Syahputra, saat di hubungi media ini.
“Benar adanya info perawat yang meninggal, perawat ini meninggal karena batu empedu post operasi caesar,” ujar Riza via pesan singkat. Sementara itu untuk hasil tes Covid-19 sendiri dokter dr. Riza menambahkan bahwa hasil rapid test dari perawat tersebut reaktif. Namun untuk swab test sendiri masih belum dilakukan karena yang bersangkutan tidak bertugas di ruang isolasi Covid-19, melainkan di ruang rawat inap non isolasi.
Walaupan demikian prosedur pemakaman tetap di lakukan sesuai dengan protokol Covid-19. Sebelum dimakamkan pihak Rumah Sakit Dorris Sylvanus (RSDS) memberikan penghormatan terakhir kepada perawat tersebut. Per tanggal 2 Mei 2020, jumlah pasien positif Covid-19 di Kalteng mencapai 157 pasien. Penambahan sebanyak 2 pasien berasal dari Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Murung Raya.
Jumlah ODP di Kalteng sebanyak 378 orang, dengan ODP terbanyak berada di Kota Palangkaraya berjumlah 112 orang. Sementara itu untuk OTG berjumlah 1.353 orang dengan OTG terbanyak berada di kabupaten Murung Raya sebanyak 354 orang.
Jumlah pasien dengan pengawasan (PDP) berjumlah 56 Orang yang tersebar di rumah sakit Doris sylvanus 37 orang, Rumah Sakit Sultan Imanuddin 1 orang, Rumah Sakit Dr Murjani 3 orang, Rumah Sakit Soemarno Sosroatmodjo 2 orang, Rumah Sakit Muara Teweh 1 orang, Rumah Sakit Siloam 2 orang, Rumah Sakit Jaraga Sasameh 7 orang, Rumah Sakit Bhayangkara 1 orang, dan Rumah Sakit Lamandau 1 orang.
(vi/matakalteng.com)






















Discussion about this post