PALANGKA RAYA – Dari 30 kelurahan di lima kecamatan, maka ada 17 kelurahan dari empat kecamatan yang terdampak bencana alam banjir. Hal ini berarti hampir separuh Kota Palangka Raya terendam banjir.
Hal ini disampaikan oleh Ketua Komisi A DPRD Kota Palangka Raya Subandi yang mendorong pemerintah kota (Pemko) setempat untuk terus melakukan penanganan dampak banjir yang saat ini terjadi di wilayah Kota Cantik. “Musibah banjir ini terbesar terjadi di Kota Palangka Raya. Semoga saja debit air bisa cepat turun sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas,” katanya, Rabu 17 November 2021.
