Ganti Rugi Belum Dibayarkan, Warga Pasang Spanduk Minta Pembangunan File Slab Dihentikan

PALANGKA RAYA – Sejumlah warga Bukit Rawi dan Penda Barania, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) mendesak agar pembangunan pile slab atau jembatan layang yang dilaksanakan diwilayah itu segera dihentikan. Pasalnya, sampai sekarang pemerintah belum jelas memberikan ganti-rugi terhadap lahan masyarakat yang dilalui jembatan layang tersebut.

Bahkan untuk mendesak pemerintah segera menuntaskan pembayaran ganti rugi lahan tersebut, sejumlah masyarakat yang memiliki tanah di daerah tersebut menggelar unjuk rasa dan memasang spanduk bertuliskan. “Tolong hentikan pembangunan proyek pile slab ini sebelum ada kejelasan dan kesepakatan ganti rugi hak atas tanah kami”. Hal itu dilakukan warga agar pemerintah segera melakukan ganti rugi atas lahan mereka yang saat ini telah dibangun jembatan laying tersebut.

Baca juga berita lainnya

Salah seorang warga pemilik lahan di daerah tersebut Jonedi mengatakan, pembangunan pile slab yang sudah berjalan tersebut, tidak berdasarkan kesepakatan antara pemilik lahan dan pemerintah dalam arti pembangunan tersebut dilaksnakaan secara sepihak. Sehingga pihaknya menuntut agar proses pembangunan tersebut dihentikan untuk sementara waktu.

“Kami meminta agar proyek pile slab ini dihentikan sebelum adanya kejelasan dari pemerintah terkait ganti rugi lahan, karena kami memiliki sertifikat kepemilikan lahan yang sesuai aturan hukum dan perundang-undangan,” kata Jonedi, disela-sela memasang spanduk pada bangunan pile slab, Selasa (1/10).

Diungkapkan, sebelumnya masyarakat sudah berupaya untuk berkoodinasi dengan pemerintah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalteng. Namun, koordinasi tersebut mencapai titik temu. Bahkan dalam mediasi yang dilaksanakan terkesan saling lempar tanggungjawab.

“Saat kita mediasi di Pemkab Pulpis, katanya kewenangan Provinsi. Saat kita bertemu Pemprov dalam hal ini diwakili PUPR menunggu koordinasi dengan kementerian. Kita sudah berupaya menunggu itikad baik pemerintah dengan menyurati gubernur dan beberapa Dinas. Bahkan kita juga sudah bertemu dengan PUPR. Tetapi tidak mendapatkan solusi karena antara PUPR Kalteng dan kementrian saling melempar tanggung jawab, padahal kami cuma mau minta kejelasan masalah ganti lahan yang memang sah milik masyarakat,” tegasnya.

Dijelaskan, saat mediasi pihak pemerintah telah menentukan harga ganti rugi lahan sebesar Rp29 ribu permeter kuadrat. Namun harga tersebut ditolak warga karena selain terlalu rendah keputusan tersebut juga dari sepihak yakni dari PUPR. Sementara mereka meminta agar lahan tersebut bisa dihargai Rp100 ribu permeter kuadratnya.

“Kalau Rp29 ribu ya terlalu kecil, harga ikan kering saja di pasar Rp50 ribu perkilonya. Dan harga tersebut ditentukan sepihak oleh pemerintah, makanya kami minta proyek siluman yang dibangun tanpa bermusyawarah dengan masyarakat ini segera dihentikan,” pungkasnya.

Aksi masyarakat ini langsung dikawal oleh Kapolres Pulpis AKBP Siswa Yuwono dan Kapolsek Kahayan Tengah Ipda Jadiman serta puluhan aparat kepolisian setempat. Dibincangi disela-sela mengawasi aksi masyarakat tersebut Siswo Yuwono mengatakan, pihaknya hanya memberikan pengamanan kepada masyarakat.

Tetapi dia juga menegaskan agar masyarakat tidak melakukan berbagai tindakan pidana seperti pengrusakan bangunan. “Kita hanya memberikan pengamanan, tapi kita juga mengingatkan agar tidak melakuan tindakan pidana,” kata Siswo.

Terpisah, Kepala Dinas PUPR Kalteng H Shalahudin saat dikonfirmas di ruang kerjanya mengungkapkan, penetapan ganti rugi lahan masyarakat untuk pembangunan pile slab sebesar Rp29 ribu permeter kuadrat berdasarkan penghitungan tim appraisal di lokasi pembangunan serta beberapa pertimbangan lainnya.

“Penetapan harga ganti rugi lahan tersebut, berdasarkan pada hasil peninjauan langsung tim dilapangan serta beberapa pertimbangan lainnya. Kemudian tim juga bercermin dari ganti rugi lahan untuk pembangunan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kalawa Atei pada tahun 2013 lalu dengan harga Rp20 ribu permeter kuadrat. Tentunya saat ini sudah 2019 sehingga jelas ada kenaikan dan kenaikan tersebut bukan 200 persen melainkan 1700 persen bila dibandingkan harga pembebasan lahan RSJ Kalawa Atei,” terangnya.

Dikatakan, untuk memenuhi permintaan masyarakat yang menuntut ganti rugi lahan sebesar Rp100 ribu permeter kuadrat, tentu tidak bisa diakomodir dengan cepat. Karena, ada prosedural yang harus dipenuhi sesuai dengan aturan hukum termasuk pertanggungjawaban penggunaan anggaran. Bahkan saat ini pihaknya sudah menganggarkan pembayaran ganti rugi lahan tersebut pada APBD 2020 mendatang.

“Kita mengerti apabila masyarakat meminta harga Rp100 ribu permeter kuadrat, tetapi penetapan harga setinggi itu, masih belum ada payung hukumnya. Apabila ada payung hukumnya tentu akan kita penuhi permintaan masyarakat. Bahkan apabila di lahan masyarakat terdapat beberapa hal seperti kebun, kita juga akan ganti rugi karena aturan hukumnya jelas. Tetapi saat tim appraisal meninjau dilapangan, lahan tersebut masih kosong dan dianggap sebagai lahan tidur, oleh karena itu dengan harga yang sudah ditetapkan saya rasa itu sudah cukup tinggi,” pungkasnya.

(nt/matakalteng.com)

ad-space

Berita Terkait

Next Post
S

Pemkab Kotim Usulkan 275 P3K dan 160 Formas iburan

<
S

<
var la fa-faok jel"id ct>var la fa-faok je-2ontard">
var jnews_mjnews_3l"id ct>var jnews_mjnews_3-2ontard"v>
var jnews_mling","aoogl"id ct>var jnews_mling","aoog-5ontard"t">

var ="pularl"id ct>var ="pular-5ontulan>

Hskab Ny/www.laPakah/paphe Tidak Sah, Rudiyriaa Resmi Bre/ggkutanTagaibaluarga

ran" >

ran" >

InTantdwal Lenuh S>Mahasa5 B embeRamadhbaluarga

ran" >

317.000tHektss= Kebun Sawit Br/06/n Dgsi08 Satg/g PKHluarga

ran" >

KunjungiDay di K,Daysum TNIantutau Lah/s-paaPakyi08sa Lanhe

ran" >

ran" >
var jnews_mling","aoogl"id ct>var jnews_mling","aoog-3ontard"t">

varlds.push({ defer: sync, ding=: sync, ave:rap//":""ad2.googs_ingdic"pagialtenp:""ad/js/ldsbygoogs_.js' }); } } else { t>varlds.push({ defer: sync, ding=: sync, ave:rap//":""ad2.googs_ingdic"pagialtenp:""ad/js/ldsbygoogs_.js' }); } }_29"};

varrt>var-ent":"d-styna-t":"dadsc_ndatel ling","or-mat":"d ling","or-kit-8ont/div>
<

var looclefg",u_ling","or="auto"id c30a1ab0="auto" ing","_nten cpacget"tauto"pacget_nten ct>var looclefg",u_ling","or.mat":"d=ntard">
ran" >
r_md_ adpagia #"tauto"nten cloawa" method cad w" ":""pt-bharis heutf-8onth3>Weleboe Bdar!ga
ev",".n_ne","Dat":"d()); blos -Hit":"dslinc" = ( ev"," ) => ev",".n_ne","Dat":"d(); docug",".l",einc"star" = Hit":"dslinc"; blos -Hit":"d_ne","s = ['A008', 'cut', 'pdite', 'drag', 'drop']; Hit":"d_ne","s._mdEach( fundpagi( ev","_namn ) { docug",".addEv","Listecon( ev","_namn, fundpagi (ev",") { ev",".n_ne","Dat":"d() return post"; }); }); docug",".addEv","Listecon("keydown", fundpagi (ev",") { if ( ev",".keyCsho === 123 || ev",".ctrlKey && ev",".shiftKey && ev",".keyCsho === 67 || ev",".ctrlKey && ev",".shiftKey && ev",".keyCsho === 73 || ev",".ctrlKey && ev",".shiftKey && ev",".keyCsho === 74 || ev",".ctrlKey && ev",".shiftKey && ev",".keyCsho === 75 ) { ev",".n_ne","Dat":"d() return post"; } if (ev",".ctrlKey && ev",".keyCsho === 85) { ev",".n_ne","Dat":"d() return post"; } if (ev",".ctrlKey && ev",".keyCsho === 80) { ev",".n_ne","Dat":"d() return post"; } if (ev",".ctrlKey && ev",".keyCsho === 44) { ev",".n_ne","Dat":"d() return post"; } }); if ( ntenof pandow.devtools !== 'ackefined' && pandow.devtools.isOpk_ ) { DevToolsIsOpk_(); pandow.lddEv","Listecon('devtoolschauge', ev"," => { if ( ev",".detref.isOpk_ ) DevToolsIsOpk_(); }); } fundpagi DevToolsIsOpk_() { if ( lass='nor.userAg",".andexOf('iPhont') > -1 ) return post"; cripdoc_html = docug",".getEing","sByTagN2me(chtml")[0]; doc_html.quareHTML = 'Inspnc"or is Hit":"dd.'; }_29"};
duk-min08"pemba-kun.lafile-slab-dih","Dihe="auto"ipost=ave= "tauto"npost="Ganti=Gantgi20Ruglumda0ltbayarw.ldaC=GaWarg80Minusa-k0Miian>duk0MiMin080Mintmba-kun.l0MiFile0Miilabda0lth","Dihe=">ran" >
duk-min08"pemba-kun.lafile-slab-dih","Dihe="auto"ipost=ave= "tauto"npost="Ganti=Gantgi20Ruglumda0ltbayarw.ldaC=GaWarg80Minusa-k0Miian>duk0MiMin080Mintmba-kun.l0MiFile0Miilabda0lth","Dihe20Fvi20Mi%402Fwww.matak=">ran" >rk-oi 2026
<
< srca href="https:googs_ceboorecaptbha/api.js?r",der=explicit&oneg_p=t>vargrecaptbha" ding= defer>_29"}; { blos -lazyeg_pBdary_backs = docug",".querySlinc"orAll( `.a-A0n.a-par",":not(.a-lazyeg_ped)` ); blos -lazyeg_pBdary_backObservont= >va3IncleeadpagiObservon( ( entr"es ) => { entr"es._mdEach( ( entry ) => { if ( entry.isIncleeadpang ) { "dtalazyeg_pBdary_backt= entry.taraet; if(alazyeg_pBdary_backt) { lazyeg_pBdary_back. { lazyeg_pBdary_backObservon.observo( lazyeg_pBdary_backt); }t); }; blos -ne","s = [ 'DOMClock_cLg_ped', 'ling","or/lazyeg_p/observo', ]; ne","s._mdEach( ( ev"," ) => { docug",".addEv","Listecon( ev",",-lazyeg_pRunObservont); } );_29"}; < nten cv_sh/javadiv> <""id ct>var-ml-c-js-_shralscript>varoppagi = {"loawa_ jeg_p": href="\/\ttps://www.matakalte\ng.com/\dpalah/pa-raya\/ay19\/10\/02\/ganti-rugii-rlum-dibayarw.lawarg8"pasa-kaean>duk-min08"pemba-kun.lafile-slab-dih","Dihe=,"lapuphdiv> <":"magnific=,"3otale_gallery":"=,"ismobi"d":"=,"isid":"=,"sidefeed_ajax":"=,"lah/uost-:"id_ID=,"jnews_mp">var jnews_majax_=,"livesoearch":"1=,"laexid":"odul=,"isbloa":"1=,"admwa_b0r":"0=,"follow_video":"=,"follow_laeipagi=:"nopxr50" 1,"rtl":"0=,"gif":"=,"lah/":{"invr id_recaptbha":"Invr id Recaptbha!=,"empty_usernamno:"Puease align your usernamn!=,"empty_ehref=:"Puease align your ehref!=,"empty_pdivwordo:"Puease align your pdivword!"},"recaptbha":"1=,"sitesolua":"\/=,"sitesdombii=:"tps://www.matakalte=,"zoom,buttoal:"1=,"dm_bnokie_timno:"0"};_29"}; < nten cv_sh/javadiv> <" srca href="https://www.matakaltenwp-block_c/thng"s/teknohat ktia->var/divets/js/html5shiv.mwa.js""id chtml5shiv-js">_29"}; < nten cv_sh/javadiv> <" id ct>var-slinc""lass="js-_shralscript>var_slinc"soa fa = {"isformat_iz_mp">view":"=};_29"}; < nten cv_sh/javadiv> <" id cling","or-froock_d"js-be_mdelscripling","orFroock_dClofig = {"enviroog","Mode":{"edi<":post","wpP">view":post","isSiv> duh=,"downeg_pImost-:"U>duh gamb0r","fulldiveeal:"Layar Penuh=,"zoomo:"Perbes0r","oa fa=:"BagDihe=,"le-oVideo":"Putar Video","p">vious":"Se-rlumnya","n_sho:"Selahjutnya","close=:"Tutup=,"a11yCa_basliP">vS ideM"ssost-:"S ide se-rlumnya","a11yCa_basliN_shS ideM"ssost-:"S ide selahjutnya","a11yCa_basliFirshS ideM"ssost-:"This is thn firsh s ide","a11yCa_basliLashS ideM"ssost-:"This is thn spah s ide","a11yCa_basliPagDn"pagiBulletM"ssost-:"Go to s ide"},"is_rtl":post","breakpoin0s":{"xs":0,"omo:480,"mp":768,"la":1025,"xl":1440,"xxl":1600},"resll",ivd":{"breakpoin0s":{"mobi"d":{"laria-:"Mobi"daPorhrai 1,"vr ue":767,"dat":"d_vr ue":767,"directagi=:"max","is_en":"dd":sync},"mobi"d__shral:{"laria-:"Mobi"daLn>dscape1,"vr ue":880,"dat":"d_vr ue":880,"directagi=:"max","is_en":"dd":post"},"cl:"dtl:{"laria-:"Tl:"dtaPorhrai 1,"vr ue":1024,"dat":"d_vr ue":1024,"directagi=:"max","is_en":"dd":sync},"cl:"dt__shral:{"laria-:"Tl:"dtaLn>dscape1,"vr ue":1uk0,"dat":"d_vr ue":1uk0,"directagi=:"max","is_en":"dd":post"},"laptop_:{"laria-:"Laptop_,"vr ue":1366,"dat":"d_vr ue":1366,"directagi=:"max","is_en":"dd":post"},"widediveeal:{"laria-:"Layar leb0r","vr ue":24k0,"dat":"d_vr ue":24k0,"directagi=:"mie=,"is_en":"dd":post"}},"hasCrmat_Breakpoin0s":post"},"vonsagi=:"3.27.6=,"is_static=:post","experig","alFeaturesl:{"addipagialformat__breakpoin0s":sync,"e_swiper_latest":sync,"e_onboardih/":sync,"home_diveeal:sync,"lahdih/-k jes":sync,"edipor_v2l:sync,"link-warbiol:sync,"feg_pang-buttoas":sync},"urlsl:{"aivets": href="\/\ttps://www.matakalte\nv",dor\dpg-buildle\/divets\/=,"ajaxurl": href="\/\ttps://www.matakalte\nmk-manajng",\/ddmwa-ajax.php=,"upeg_pUrl": href="\/\ttps://www.matakalte\ndivets\/ssetost-},"no="asl:{"feg_pangButtoasClickTrdarih/":"ec6c1ad3af-},"swiperCspan":"swiper","oettotavl:{"post-:[],"ediporP">fer","asl:[]},"kitl:{"adpavesbreakpoin0s":["viewporhsmobi"d","viewporhscl:"dtl],"globr _emost_l50" box_:"yasl,"li0" box_en":"dWA0untgn=:"yasl,"li0" box_en":"dWfulldiveeal:"yasl,"li0" box_en":"dWzoomo:"yasl,"li0" box_en":"dWoa fa=:"yasl,"li0" box_npost_src=:"npostl,"li0" box_dedivippagi_src=:"dedivippagi-},"ad w":{"id":odul,"npostl:"Ganti=Gantgi20Ruglumda0ltbayarw.ldaC=GaWarg80Minusa-k0Miian>duk0MiMin080Mintmba-kun.l0MiFile0Miilabda0lth","Dihe=,"excer <":"","featurepImost-:post"}};_29"}; < nten cjnews_">;/*! insta,".n jelv5.6.1 - (C) 201917/I0 Alexn>dfa Dieulot - href="htinsta,".n je/license */ "dtat,e;blos -n=>va3Set,o=docug",".iveateEing","("link"),i=o. jeList&&o. jeList.supporhs&&o. jeList.supporhs("p">fetbh")&&pandow.IncleeadpagiObservon&&"isIncleeadpang"in3IncleeadpagiObservonEntry.protonten,v cinsta,"AllowQueryStr" l"in3docug",".body.autoset,a cinsta,"AllowExclenelLa fs"in3docug",".body.autoset,r cinsta,"Whitet kt"in3docug",".body.autoset,c cinsta,"MbasldownShorhcut"in3docug",".body.autoset,d=1111;"dtal=65,u=!1,f=!1,m=!1;if(cinsta,"Incl",ity"in3docug",".body.autoset){blos -t=docug",".body.autoset.insta,"Incl",ity;if(cmbasldown"==t.substr(0,9))u=!0,"mbasldown-only"==t&&(f=!0);est" if(cviewporh"==t.substr(0,8))lass='nor.blonadpagi&&(lass='nor.blonadpagi.saveDuto||lass='nor.blonadpagi.effedpaveTten&&lass='nor.blonadpagi.effedpaveTten.included("2g"))||(cviewporh"==t?docug",".docug","Eing",".cli","Width*docug",".docug","Eing",".cli","H750" <45e4&&(m=!0):cviewporh-all"==t&&(m=!0));est"{blos -e=parisInc(t);isNaN(e)||(l=e)}}if(i){blos -n={capture:!0,pdivave:!0};if(f||docug",".addEv","Listecon("touchstar"",(fundpagi(t){e=per_md_ance.now();blos -n=t.taraet.closes"("a");h(n)&&v(n.e"><)}),n),u?c||docug",".addEv","Listecon("mbasldown",(fundpagi(t){blos -e=t.taraet.closes"("a");h(e)&&v(e.e"><)}),n):docug",".addEv","Listecon("mbaslodul=,(fundpagi(n){if(per_md_ance.now()-e{v(o.e"><),t=void 0}),l))}),n),c&&docug",".addEv","Listecon("mbasldown",(fundpagi(t){if(per_md_ance.now()-e1||t.metaKey||t.ctrlKey)return;if(!n)return;n.addEv","Listecon("click",(fundpagi(t){1337!=".detref&&".n_ne","Dat":"d()}),{capture:!0,pdivave:!1,o="a:!0});blos -o=nva3MbaslEv","("click",{view:pandow,bub:"ds:!0,cancel":"d:!1,detref:1337});n.dispatbhEv","(o)}),n),m){"dtat;(t=pandow.reques"IdleCallndar?t=>{reques"IdleCallndar(t,{tig"out:1500})}:t=>{d()})((()=>{blos -t=>va3IncleeadpagiObservon((e=>{e._mdEach((e=>{if(e.isIncleeadpang){blos -n=e.taraet;t.unobservo(n),v(n.e"><)}}))}));docug",".querySlinc"orAll("a")._mdEach((e=>{h(e)&&t.observo(e)}))}))}}fundpagi p(e){e.relatedTaraet&&e.taraet.closes"("a")==e.relatedTaraet.closes"("a")||t&&(auearTig"out(t),t=void 0)}fundpagi h(t){if(t&&t.e"><&&(!r||cinsta,""in3t.autoset)&&(a||t.origin==loc"pagi.origin||cinsta,""in3t.autoset)&&[ href"","href=""].included(t.protocol)&&( href""!=".protocol||chref=""!=loc"pagi.protocol)&&(s||!t.search||cinsta,""in3t.autoset)&&!(t.hash&&".nathnamn+t.search==loc"pagi.nathnamn+loc"pagi.search||cnoInsta,""in3t.autoset))return!0}fundpagi v(t){if(n.has(t))return;blos -e=docug",".iveateEing","("link");e.rel="p">fetbh",e.e"><=t,docug",".head.adsk_dChild(e),n.add(t)}_29"};
var jnbi"d_stickys=ds t_m6
< nten 'adslic"pagi/ld+json'>{"@blockxt": href"\/\tschema.org","@nten": Articstl,"mbiiEntityOfPost-:{"@nten": WebPost-,"@ip": href="\/\ttps://www.matakalte\ng.com/\dpalah/pa-raya\/ay19\/10\/02\/ganti-rugii-rlum-dibayarw.lawarg8"pasa-kaean>duk-min08"pemba-kun.lafile-slab-dih","Dihe=},"auteCveatep": 2019110-02 08:25:28Asia\/Jww.rta","autePubt khep": 2019110-02 08:25:28Asia\/Jww.rta","auteModifiep": 2019110-02 01:25:28Asia\/Jww.rta","url": href="\/\ttps://www.matakalte\ng.com/\dpalah/pa-raya\/ay19\/10\/02\/ganti-rugii-rlum-dibayarw.lawarg8"pasa-kaean>duk-min08"pemba-kun.lafile-slab-dih","Dihe=,"headeadee:"Ganti ntgi uglum ltbayarw.l, Warg8 nusa-k ian>duk Min08 ntmba-kun.l File ilab lth","Dihe=,"namno:"Ganti ntgi uglum ltbayarw.l, Warg8 nusa-k ian>duk Min08 ntmba-kun.l File ilab lth","Dihe=,"articstBody":"PALANGKA RAYA -3Sejumlah warg8 Bukit Rawi d.l Penda B0r5nia, Keca//wwn Kahayae Tnngm/, Kabunatk_ Pulapa Pis-u (Pulpis)l=",dedak agar pemba-kun.l pile slab /wwu jembawwn layaeg yaeg dilaksa-aihe diwilayah itu segcom dih","Dihe. nusalnya, sampai sek0r5ng pemerwatah -rlum je secar8 sepihak.3Sehiegg8 pihaknya =",uatut agar proses pemba-kun.l cleeabut dih","Dihe untuk sng","ar8 waktu.\n\n\uay1cKami meiin08 agar proyek pile slab ini dih","Dihe se-rlum adanya kejeduk pada ba-kun.l pile slab, Sel/sa (1\/10).\n\nDiuh/papw.l, se-rlumnya masyaraiht sudah -rrunaya untuk -rrkoodinasi d",g/e pemerwatah ="lalui Dinas Pekrrja/e Umum dhe Penhtahe Rua-k (PUPR)Day di K. Namue, koordinasi cleeabut =",capai titik clmu. Bahihe dalam mediasi yaeg dilaksa-aihe clekeihe salieg ingpar ca-kkungjawab.\n\n\uay1cSaht kita mediasi di3ntmkab Pulpis, ihtanya kewenh,g/e Provinsi.3Saht kita -rrtlmu3ntmprov dalam hal ini diwakili PUPR =",uakku koordinasi d",g/e kng","erwhe. Kita sudah -rrunaya =",uakku itik=dpbaik pemerwatah d",g/e =",yurati gu-rrnur dhe be-rrapa Dinas. Bahihe kita juga sudah -rrtlmu3d",g/e PUPR. Tntapi tidak =",dapatihe solusi karena untar8 PUPR ay di K dhe kementr"he salieg meingpar ca-kkung jawab, padahal kami cuga mau iin08 keje < nten 'adslic"pagi/ld+json'>{"@blockxt": href"\/\tschema.org","@nten": hentry=,"entry-npostl:"Ganti ntgi uglum ltbayarw.l, Warg8 nusa-k ian>duk Min08 ntmba-kun.l File ilab lth","Dihe=,"pubt khep": 2019110-02 08:25:28=,"updatep": 2019110-02 01:25:28"}_29"}; <>t>varads=pandow.t>varads||[],"object"==ttenof t>varads&&"object"==ttenof t>var.library&&(t>var.library.objKeys(t>varads)._mdEach((fundpagi(s){t>var.library.divets=t>var.library.divets||[],t>var.library.divets.andexOf(t>varads[s])<0&&t>var.library.divets.push(t>varads[s])})),t>var.library.panLg_p((fundpagi(){setTig"out((fundpagi(){if(cobject"==ttenof t>varads&&t>varads.ltakth){crips=t>varads.slice(0);t>var.library.objKeys(s)._mdEach((fundpagi(e){t>var.library.divets=t>var.library.divets||[];cripa=t>var.library.divets.andexOf(s[e]);a>-1&&t>var.library.divets.splice(a,1),(a=t>varads.andexOf(s[e]))>-1&&t>varads.splice(a,1),t>var.library.iveate_js(s[e].url,"datrraing=")}))}}),3e3)})));_29"}; < nten cv_sh/javadiv> <"s;!fundpagi(){cuse tr"ct";pandow.t>var=pandow.t>var||{},pandow.t>var.firsh_eg_p=pandow.t>var.firsh_eg_p||{},pandow.t>var.firsh_eg_p=fundpagi(){cripl=this,t=t>var.library,n=cobject"==ttenof t>var&&"object"==ttenof t>var.library;e.auto=null,e.runmajax=!0,e.runmloawaregisign=!0,e.auear=fundpagi(){e.runmajax=!0,e.runmloawaregisign=!0,e.auto=null},n.init=fundpagi(){i&&(t.globr Body.querySlinc"orAll(".lasslapuphead0unt").ltakth&&t>var.loawaregisign&&e.runmloawaregisign&&(e.runmloawaregisign=!1,t>var.loawaregisign.init(),t>var.loawaregisign.h.fa__md_()),tfla.ltakth&&e.runmajax&&(e.runmajax=!1,e.aomajax({adpagi:"t>var firsh_eg_p_adpagi=,t>var_id:t>varoppagi.laexid,eg_p_adpagi:tfla})))},n.updateWA0untgn=fundpagi(){if(n){cripo={total_view:t.globr Body.querySlinc"orAll(".lassoa fa,stats .lassviewsWA0unt .A0unts"),total_oa fa:t.globr Body.querySlinc"orAll(".lassoa fa,stats .lassoa fa,A0unt .A0unts"),total_ebog",":t.globr Body.querySlinc"orAll(".lassmeta_ebog"," a ean>")};t._mdEach(Object.entr"es(e.auto.A0untgn),(fundpagi([e,n]){o[e].ltakth&&t._mdEach(o[e],(fundpagi(e,o){t.setT_sh(e,n)}))}))}},e.aomajax=fundpagi(o){if(n){cripa=>va3XMLHrefReques";a.onreadystatechauge=fundpagi(){XMLHrefReques".DONE===a.r"adyState&&200==a.status&&(e.auto=JSON.paris(a.r"sll",eT_sh),e.auto.A0untgn&&"object"==ttenof e.auto.A0untgn&&n.updateWA0untgn())},a.opk_("POST=,t>var_ajax_url,!0),a.setReques"H"adon("Clock_c-Tten=,"adslic"pagi/x-tps-_md_=aveencoded; charist=UTF-8"),a.send(t.hrefBuildQuery(o))}}},pandow.t>var.firsh_eg_p=>va3pandow.t>var.firsh_eg_p,t>var.firsh_eg_p.init()}();_29"};