SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) resmi menyampaikan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024 kepada DPRD. Dari total target pendapatan Rp2,43 triliun, realisasi pendapatan daerah mencapai Rp2.341.799.160.613,06 atau sebesar 96,28 persen.
“APBD adalah instrumen utama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat, dan seluruh pelaksanaan anggaran ini kami arahkan pada sektor prioritas seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pengendalian inflasi, serta penciptaan iklim investasi yang kondusif,” tegas Bupati Kotim Halikinnor, Selasa 10 Juni 2025.
Sementara itu, realisasi belanja daerah sebesar Rp2.313.895.283.149,80 dari pagu Rp2.557.473.464.100,00. Artinya, serapan anggaran tahun 2024 mencapai 90,48 persen. Dari sisi pembiayaan, Pemkab Kotim mencatat penerimaan pembiayaan sebesar Rp234.106.773.908,52 dan pengeluaran pembiayaan Rp14.280.000.000,00, sehingga pembiayaan neto berada pada angka Rp219.826.773.908,52.
“Berdasarkan realisasi tersebut, Kotim berhasil mencatatkan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) sebesar Rp247.730.651.371,78. Ini menandakan pengelolaan fiskal yang cukup efisien dan hati-hati,” ungkap Halikinnor.
Secara keseluruhan, Raperda ini juga mencerminkan prinsip akuntansi umum dengan asas manfaat dan efisiensi penggunaan anggaran. Penyusunan laporan ini mengacu pada Permendagri Nomor 77 Tahun 2020 yang mewajibkan pertanggungjawaban disampaikan maksimal enam bulan setelah akhir tahun anggaran.
Laporan yang telah diaudit oleh BPK Perwakilan Kalteng pada 26 Mei 2025 itu mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-11 kali berturut-turut. “Opini WTP menunjukkan bahwa laporan keuangan disusun secara wajar, transparan, sesuai standar akuntansi pemerintahan, patuh terhadap regulasi, serta efektif dalam sistem pengendalian internal,” pungkasnya.
Berikut komposisi utama APBD 2024 Kotim:
Target Pendapatan: Rp2.432.356.040.400,00
Realisasi Pendapatan: Rp2.341.799.160.613,06 (96,28%)
Pagu Belanja: Rp2.557.473.464.100,00
Realisasi Belanja: Rp2.313.895.283.149,80 (90,48%)
Penerimaan Pembiayaan: Rp234.106.773.908,52
Pengeluaran Pembiayaan: Rp14.280.000.000,00
Pembiayaan Neto: Rp219.826.773.908,52
SILPA: Rp247.730.651.371,78
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post