SAMPIT – Polres Kotawaringin Timur (Kotim) melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) mengumumkan rencana pelaksanaan pawai pembangunan yang akan digelar pada hari Minggu, 18 Agustus 2024 yang dimulai sekitar pukul 06.30 WIB.
Pawai ini akan memulai perjalanannya dari Rumah Jabatan (Rumjab) Bupati yang terletak di Jalan Ahmad Yani, dengan rute yang telah ditentukan dan akan melibatkan pengalihan arus lalu lintas di beberapa titik utama di wilayah Sampit pada kegiatan pawai tersebut.
Rute pawai pembangunan ini dimulai dari Rujab Bupati di Jalan Ahmad Yani menuju arah barat, melewati Bundaran Polres, dan kemudian berbelok ke arah selatan di Jalan Kapten Mulyono.
Dari sana, rombongan akan melanjutkan perjalanan ke arah timur melalui Jalan MT Haryono, kemudian lurus ke arah utara di Jalan Ais Nasution. Setelah itu, pawai akan kembali berbelok ke arah barat di Jalan Ahmad Yani sebelum akhirnya menuju Taman Kota Sampit sebagai titik akhir dari rute pawai tersebut.
Kasat Lantas Polres Kotim, AKP F. Canggih Pamungkas, menyampaikan bahwa sehubungan dengan pawai tersebut, pengalihan arus lalu lintas akan diberlakukan di beberapa titik jalan utama untuk menghindari kemacetan dan memberikan ruang bagi kelancaran kegiatan pawai. Para pengguna jalan diimbau untuk mematuhi arahan petugas demi kelancaran dan keselamatan bersama.
“Pengguna jalan dari arah Pangkalan Raya menuju Pangkalan Bun akan diarahkan melalui Lingkar Utara atau melalui Simpang Empat Pemuda Pramuka. Sedangkan dari arah Pangkalan Raya menuju Seruyan, arus lalu lintas akan dialihkan ke Jalan Pramuka menuju arah barat hingga Bundaran Belanga, kemudian dilanjutkan ke Lingkar Selatan melalui Jalan Muhammad Hatta,” ujarnya. Kamis, 15 Agustus 2024.
Lebih lanjut, arus lalu lintas dari arah Pangkalan Bun menuju Pangkalan Raya juga akan dialihkan melalui Lingkar Utara atau Jalan Ir. Soekarno. Sedangkan bagi kendaraan yang hendak menuju Seruyan dari Pangkalan Bun, akan diarahkan melalui Lingkar Selatan atau Jalan Muhammad Hatta. Untuk kendaraan dari Seruyan yang hendak menuju Pangkalan Bun dan Pangkalan Raya, akan diarahkan melalui Bundaran KB menuju Lingkar Selatan atau Jalan Muhammad Hatta dan Bundaran Belanga.
Khusus untuk kendaraan darurat seperti ambulans, pengalihan arus lalu lintas juga telah diatur. Ambulans dari arah Pangkalan Raya menuju Rumah Sakit akan diarahkan ke Bundaran Polres, kemudian menuju Jalan Kapten Mulyono dan ke arah timur melalui Jalan Batu Berlian. Begitu juga untuk ambulans dari arah Pangkalan Bun, akan diarahkan melalui Bundaran Polres ke arah selatan di Jalan Kapten Mulyono dan selanjutnya ke arah timur menuju Jalan Batu Berlian.
“Untuk Jalan Lingkar Selatan sudah perbaiki dan pengalihan arus lalu lintas ini dilakukan demi menjaga kelancaran pawai pembangunan serta keselamatan seluruh pengguna jalan. Kami himbau kepada seluruh masyarakat agar mematuhi arahan dari petugas di lapangan. Stop pelanggaran, stop kecelakaan, keselamatan untuk kemanusiaan,” pungkasnya.
Dengan adanya pawai pembangunan ini, masyarakat diminta untuk bersabar dan bekerja sama dengan mengikuti rute pengalihan yang telah ditentukan demi kelancaran acara dan keselamatan di jalan raya.
(gus/matakalteng)





















Discussion about this post