SAMPIT- Clickbait atau berita yang hanya memancing pembaca dari judul dinilai membuat seorang wartawan kurang teliti dalam membuat berita. Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Atal S Depari saat mengunjungi Sekretariat PWI Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengatakan, karena mementingkan kecepatan sehingga berita tersebut kurang lengkap.
“Clickbait ini membuat wartawan kurang teliti membuat berita, begitu juga dengan membuat berita cepat tayang, semua kejar-kejaran yang penting cepat publish,”katanya, Sabtu 28 Agustus 2021.
Pasalnya itu membuat berita tersebut tidak utuh. Karena seharusnya berita atau informasi yang disajikan pada khalayak berita yang dapat diuji kode etiknya.
“Berita harus utuh, agar berita ini bisa diuji secara kode etik. Dan saat ini banyak sekali saya melihat berita yang hanya mengandalkan kecepatan tanpa ketelitian. Silakan andalkan kecepatan, namun dibarengi dengan ketelitian agar berita berkualitas,” sebutnya.
Dirinya berharap berita yang dibuat wartawan terutama di Kotim dapat diuji kebenarannya dan berkualitas. Sehingga tidak menimbulkan pertanyaan bagi masyarakat lantaran berita yang tidak utuh.
“Wartawan Kotim harus profesional. Jangan sampai menjadi berita yang tidak jelas, itu berarti kualitas wartawan nya kurang,” tegas Atal.
(dev/hab/matakalteng.com)





















Discussion about this post