• Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
Selasa, 9 Juni 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Mata Kalteng
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
Mata Kalteng
  • News
  • Daerah
  • Legislatif
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom

Beranda » Curhat Anak-anak di Cempaga yang Kehilangan Wahana Bermain Akibat Kemunculan Buaya Sapit

Curhat Anak-anak di Cempaga yang Kehilangan Wahana Bermain Akibat Kemunculan Buaya Sapit

Selasa, 8 Juni 2021
in Kotawaringin Timur
A A
Anak-anak di Desa Sungai Paring, Kecamatan Cempaga bersama Wartawan Mata Kalteng.

Anak-anak di Desa Sungai Paring, Kecamatan Cempaga bersama Wartawan Mata Kalteng.

Share on FacebookShare on Twitter

SAMPIT – Kemunculan Buaya Sapit yang menyerang warga di Desa Sungai Paring, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) cukup memberikan dampak, tidak hanya bagi kegiatan para orang tua, namun juga anak-anak sekitar.

Para orang tua yang biasanya mencuci pakaian, mandi serta memilik MCK di pinggiran sungai terpaksa harus menghindari kegiatan rutin tersebut, karena khwatir akan di serang buaya. Pasalnya serangan buaya ini tidak hanya sekali terjadi namun sudah berulang kali, baik itu Buaya Sapit maupun Buaya Muara.

Baca juga berita lainnya

Kotim Kekurangan Ratusan Relawan Damkar, Disdamkarmat Target Bentuk REDKAR di Seluruh Kecamatan

Peresmian REDKAR Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kebakaran di Kotim

Pancasila dan Data Ekonomi Jadi Fondasi Membangun Kotim yang Lebih Maju

Turnamen Mandiri Jadi Panggung Pembinaan Pemain Muda dan Penggerak Ekonomi Warga

Bahkan anak-anak desa setempat kehilangan wahana bermain satu-satunya mereka, yaitu sungai yang sudah seperti kolam renang sehari-hari bagi mereka.

Salah seorang anak Arfi yang masih duduk di bangku kelas 2 Sekolah Dasar (SD) mengatakan, ia dan teman-teman hampir setiap hari bermain dipinggiran sungai. Baik itu lomba berenang maupun bermain perahu serta menyelam.

“Setelah ada serangan buaya itu saya dan teman-teman dilarang orang tua untuk bermain di sungai lagi. Katanya berbahaya, khawatir kami digigit buaya,” ujarnya sembari menunjukkan wajah polos dan sedikit kesal karena mengetahui tempat bermain satu-satunya yang menyenangkan sekarang menjadi tempat yang berbahaya.

Arfi mengakui, sebenarnya dia tetap berani bermain di sungai meski sudah mengetahui ada warga yang diserang buaya. Karena menurutnya, ia belum pernah melihat buaya tersebut muncul bahkan saat ia dan teman-teman sering bermain di sungai.

“Kami belum pernah melihat buaya itu, padahal sering main di sungai. Sebenarnya saya berani saja melompat ke sungai, karena saya pandai berenang. Tapi ibu saya melarang,” celotehnya, seolah-olah ia bisa mengalahkan buaya yang menghuni sungai.

Meski demikian, ia tetap patuh terhadap larangan orang tuanya untuk tidak bermain di sungai. Meski kecewa Arfi tetap memilih bermain di rumah bersama teman-temannya dibandingkan harus ke sungai dan melawan larangan orang tua.

Sementara itu anak lainnya Ipan yang juga sangat menyukai bermain di sungai mengaku tidak ad tempat bermain lagi bagi mereka jika dilarang main di sungai.

“Di sini tidak ada tempat bermain seperti di kota-kota itu, kami biasanya main di sungai dan kadang di rumah atau di halaman rumah saja. Yang paling asik memang di sungai,” jelas Ipan yang duduk di bangku kelas 3 SD.

Sudah menjadi ciri khas warga yang bermukim di bantaran sungai bahwa kegiatan sehari-hari dilakukan di sungai, begitupula dengan anak-anak yang pandai berenang membuat mereka sangat menyukai bermain di sungai.

Namun keberadaan Buaya ganas yang menyerang warga hingga ternak milik warga membuat masyarakat harus waspada serta anak-anak harus menahan hasrat ingin berenang dan bermain di sungai.

“Karena dilarang main di sungai kami akhirnya main Handphone milik orang tua saja di rumah, kadang main petak umpet di halaman rumah,” ujar Ipan sambil membulatkan pipinya.

Jarak desa yang cukup jauh dengan pusat kota membuat anak-anak ini tidak bisa merasakan wahana permainan anak-anak yang beragam yang ada di Kota Sampit. Mereka hanya bisa memainkan permainan tradisional di daratan dan juga game di Hp milik orang tua, itupun sangat jarang karena para orang tua juga membatasi anak-anaknya bermain Hp agar terhindar dari dampak negatif penggunaan Hp berlebihan.

Anak-anak di desa ini hanya bisa berharap ada wahana bermain lain yang lebih menarik di desa mereka selain sungai yang sekarang sudah menyeramkan. Misal komedi putar ataupun kereta listrik yang sudah menjadi permainan biasa bagi anak-anak di Kota, namun bagi mereka anak-anak desa permainan ini tentu sangat istimewa kalau mereka bisa mencobanya.

“Kami berharap sungai kami kembali aman, agar kami bisa bermain dengan puas lagi. Kami bisa berenang dan kami suka berenang,” tutup Ipan sambil tersenyum menggambarkan sebuah harapan.

(dia/matakalteng.com)

Share1Tweet1SendShareShareSendScan
ad-space
Previous Post

Bupati Seruyan Sambut Baik Rencana HPN di Kuala Pembuang

Next Post

Masyarakat Diimbau Bijak Gunakan Medsos

Berita Terkait

Kotawaringin Timur

Kotim Kekurangan Ratusan Relawan Damkar, Disdamkarmat Target Bentuk REDKAR di Seluruh Kecamatan

Senin, 1 Juni 2026
Kotawaringin Timur

Peresmian REDKAR Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kebakaran di Kotim

Senin, 1 Juni 2026
Kotawaringin Timur

Pancasila dan Data Ekonomi Jadi Fondasi Membangun Kotim yang Lebih Maju

Senin, 1 Juni 2026
Kotawaringin Timur

Turnamen Mandiri Jadi Panggung Pembinaan Pemain Muda dan Penggerak Ekonomi Warga

Minggu, 31 Mei 2026
Kotawaringin Timur

Tantangan Era Digital Jadi Sorotan, Pesantren Dinilai Benteng Pembentukan Karakter Generasi Muda

Sabtu, 30 Mei 2026
Kotawaringin Timur

Raih WTP Ke-12 Beruntun, Bukti Komitmen Pemkab Kotim Kelola Keuangan Secara Transparan

Jumat, 29 Mei 2026
Load More
Next Post

Masyarakat Diimbau Bijak Gunakan Medsos

Simpan Sabu, Wanita ini Ditangkap Polisi

Warga Keluhkan Sulitnya Dapat Pupuk Subsidi

Tidak Perlu ke Rumah Sakit, Tidak Bisa Lepas Cincin Bisa Panggil Petugas Damkar

Aksi Pencuri Uang Infaq di Masjid Terekam CCTV

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

Polda Kalteng Ungkap 121 Kasus Kejahatan Jalanan Selama 2026, 233 Tersangka Berhasil Diamankan

Sabtu, 30 Mei 2026

Raih WTP Ke-12 Beruntun, Bukti Komitmen Pemkab Kotim Kelola Keuangan Secara Transparan

Jumat, 29 Mei 2026

Gubernur Kalteng Lantik Sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Selasa, 26 Mei 2026

Damkar Kotim Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran di Gang Mutiara, Dugaan Sementara Korsleting Listrik

Sabtu, 23 Mei 2026

Kapasitas Pesawat Tetap Full 180 Penumpang, Super Air Jet Kurangi Bagasi Gratis

Selasa, 19 Mei 2026

Drainase Tersumbat dan Kesadaran Warga Jadi Sorotan di Tengah Banjir Perkotaan Kotim

Selasa, 19 Mei 2026

  • Hakim Nyatakan Penangkapan Tidak Sah, Rudiyanto Resmi Bebas dari Tahanan

    12225 shares
    Share 4890 Tweet 3056
  • TPP Bukan Hak bagi ASN

    5948 shares
    Share 2379 Tweet 1487
  • Ini Jadwal Libur Siswa saat Bulan Ramadhan

    4268 shares
    Share 1707 Tweet 1067
  • 317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

    3798 shares
    Share 1519 Tweet 950
  • Satgas PKH Dari Jakarta Akan Mendarat di Sampit, Tinjau Penyitaan Lahan Perusahaan Nakal

    3617 shares
    Share 1447 Tweet 904
  • Kunjungi Kalteng, Kasum TNI Pantau Langsung Penyitaan Lahan Satgas Garuda di Kotim

    2782 shares
    Share 1113 Tweet 696
  • PT HMBP dan Polda Kalteng Didenda Rp 335 Juta

    2363 shares
    Share 945 Tweet 591
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK.
TENTANG KAMI  |  PEDOMAN  |  DISCLAIMER
KEBIJAKAN PRIVASI  |  KONTAK
© 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PT RAJA DIGITAL MEDIA
JL. BUMI RAYA I, PERUM.ZAHRANA, RT.01/RW.01
KEL. BAAMANG BARAT, KEC. BAAMANG
SAMPIT, KOTAWARINGIN TIMUR, KALIMANTAN TENGAH
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini

COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK