PANGKALAN BUN – Bupati Kotawaringin Barat Hj Nurhidayah mendukung program wakaf Alquran oleh Badan Wakaf Alquran dan Indonesia Offroad Federation (IOF). Hal itu diungkapkannya saat menerima audensi di ruang transit kantor Bupati, Selasa 11 November 2025.
Bupati Nurhidayah menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada BWA atas kontribusi nyata dalam membantu syiar Islam melalui penyaluran Alquran kepada masyarakat. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial dan keagamaan yang patut dicontoh.
“Saya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada BWA yang telah memberikan bantuan berupa Alquran kepada masyarakat Kobar. Ini menandakan bahwa syiar Islam menjadi satu hal yang luar biasa,” ujarnya.
Ia menambahkan, masyarakat tidak perlu ragu untuk berbagi kebaikan dalam bentuk apa pun, baik berupa bantuan Alquran, pendidikan, maupun dukungan terhadap guru-guru agama di TPA. “Seberapapun yang kita berikan kepada orang lain pasti akan dibalas oleh Tuhan,” tuturnya.
BWA menjelaskan tujuan utama dari program wakaf Alquran adalah untuk meningkatkan literasi Alquran dan menumbuhkan kecintaan terhadap kitab suci umat Islam di wilayah Kalimantan Tengah. Perwakilan BWA, Weli Kurniawan, menjelaskan bahwa program wakaf ini merupakan bagian dari distribusi tahap pertama di Kalimantan Tengah dengan total 40.000 eksemplar.
“Untuk wilayah Kotawaringin Barat sendiri, kami mendistribusikan sebanyak 10.000 eksemplar Alquran,” katanya. Weli menambahkan, program ini akan terus berlanjut hingga mencapai target 100.000 eksemplar Alquran. Ia berharap kegiatan wakaf Alquran dapat menjadi program tahunan yang berkesinambungan dan menjangkau seluruh daerah di Kalimantan Tengah.
Menurutnya, wilayah kerja BWA di provinsi ini mencakup Kabupaten Kotawaringin Barat, Sukamara, dan Lamandau. Ia berharap adanya sinergi dan kolaborasi antara BWA, pemerintah daerah, serta masyarakat agar tujuan dakwah dan pemberantasan buta huruf Alquran dapat tercapai.
“Dengan adanya wakaf Alquran dan program pembinaan, kami berharap dapat menuntaskan buta huruf Alquran, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan umat Muslim di Kalimantan Tengah,” imbuh Weli. Ketua IOF Pengcab Kobar, Teguh Hendrawan, turut menyampaikan ibrar.s="FBv>

