PANGKALAN BUN – Pasar Indra Sari Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) saat ini tampil lebih cantik dengan dibangunnya Taman Sungai Bu’un.
Taman terbuka hijau yang baru saja diresmikan itu, menelan anggaran dari Kementerian PUPR senilai 4 miliar rupiah dan diharapkan dapat merubah pandangan masyarakat, bahwa pasar adalah tempat yang kumuh dan kotor.
Menurut Bupati Kotawaringin Barat, Hj Nurhidayah, Pasar Indra Sari Pangkalan Bun merupakan area yang sangat strategis, dimana fungsi utamanya ialah sebagai pusat perekonomian masyarakat. Sebagai salah satu tempat yang berperan sangat penting, kondisi lingkungan pasar menjadi perhatian pemerintah kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).

“Perhatian pemerintah daerah ini diwujudkan dengan pembangunan area terbuka hijau di lingkungan pasar yaitu Taman Sungai Bu’un,” kata Nurhidayah. Selain menjadi salah satu sentra perekonomian di Kobar, lokasi yang juga bersinggungan langsung dengan Sungai Bu’un yang bersejarah ini juga dikemas menjadi lebih modern dan tentunya lebih ramah terhadap para pengunjung.
Keberadaan Taman Sungai Bu’un diharapkan dapat mendukung konsep dasar ruang terbuka hijau, sehingga dapat dirasakan oleh pedagang dan pembeli dengan bersantai sambil mengirup udara segar. Tidak hanya para penjual dan pembeli di pasar Indrasari, keberadaan taman ini juga akan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Kobar pada umumnya untuk menikmati keindahan wilayah bantaran sungai Bu’un dan sungai Arut.
“Hal ini tentu sejalan dengan visi misi Bupati di dalam bidang pariwisata, dan kita terus mendorong munculnya destinasi-destinasi baru spot wisata di Kobar, dan keberadaan Taman Sungai Bu’un ini sejalan dengan upaya penataan wilayah bantaran sungai Arut melalui konsep Waterfront City,” harapnya.
(ga/matakalteng.com)






















Discussion about this post