PALANGKA RAYA – Kementerian Pertanian RI menegaskan bahwa program Sistem Integrasi Sapi dan Kelapa Sawit (SISKA) menjadi salah satu strategi alternatif untuk mempercepat swasembada daging nasional dengan memanfaatkan potensi lahan perkebunan sawit yang luas, termasuk di Kalimantan Tengah.
Hal tersebut disampaikan Direktur Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma Kementerian Pertanian RI, Baginda Siagian, yang menyebutkan secara konsep SISKA memanfaatkan areal perkebunan kelapa sawit sebagai lokasi pengembangan ternak, dengan ketentuan teknis tertentu yang telah dikaji sebelumnya.
<'>
Hapaikaut Hapame> 2||">2||!=!0,(t.hi(q=PtG=0):q=v>]))G>]))><6?O:I="e=P;iBac3 juga berita lainnya
='sBy),c=cuel='.getElrel='sByCwrapb._!e.ClsByris()illoniI_i='sBy),T=n.hFay,l(e_ow={
