Kalteng Menuju Keluarga Bebas Stunting Untuk Indonesia Maju

PALANGKA RAYA – Sekretaris Daerah Nuryakin program percepatan penurunan stunting menjadi salah satu program prioritas di Prov. Kalteng. Hal ini sejalan dengan visi dan misi Gubernur Kalteng yaitu mewujudkan kesejahteraan segenap masyarakat menuju Kalteng makin BERKAH melalui percepatan pembangunan Sumber Daya Manusia yang cerdas, sehat, dan berdaya saing.

Hal ini disampaikannya saat membuka Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-30 Tingkat Provinsi, di Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, Jumat 14 Juli 2023. Peringatan Harganas ke-30 tingkat Provinsi mengusung tema “Menuju Keluarga Bebas Stunting Untuk Indonesia Maju” dengan tagline “Keluarga Keren Cegah Stunting, Semakin Keren Semakin Berkah”.

Baca juga berita lainnya

“Upaya percepatan penurunan stunting memerlukan sinergitas semua pihak termasuk mitra dan stakeholder terkait salah satunya perguruan tinggi,” sebut Nuryakin. Lebih lanjut Nuryakin mengatakan keterlibatan perguruan tinggi dilakukan melalui berbagai pendekatan, melakukan penelitian jangka panjang serta intens berkesinambungan dan mengkomunikasikan isu-isu kesehatan di lapangan.

“Mahasiswa sebagai influencer mengedukasi masyarakat melalui program KKN tematik, program dan kegiatan percepatan penurunan stunting di Provinsi Kalimantan Tengah,” ungkapnya. Melalui peringatan Harganas ke-30 ini Gubernur berharap masyarakat Kalimantan Tengah lebih menyadari bahaya stunting dan memperkuat langkah dalam mencegah dan menuntaskan persoalan stunting di Kalimantan Tengah untuk mencapai kondisi Indonesia Emas pada 2045.

“Pencapaian prevalensi stunting di Provinsi Kalimantan Tengah di tahun 2022 sebesar 26,9% mengalami penurunan 0,5% dari tahun 2021 sebesar 27,4%, dan menempati peringkat ke 11 Provinsi tertinggi di Indonesia. Tentunya hal ini menjadi perhatian kita bersama bahwa memerlukan kerja yang lebih keras lagi dalam penurunan stunting menuju target 15,38% di tahun 2024,” tutur H. Nuryakin.

Deputi Bidang Advokasi Penggerakan dan Informasi Sukaryo Teguh Santoso mewakili Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat dalam sambutannya menyampaikan amanah yang diberikan pemerintah kepada BKKBN ada dua yakni mewujudkan penduduk tumbuh seimbang dalam konteks pengendalian penduduk dan mewujudkan keluarga berkualitas.

Sukaryo Teguh Santoso menuturkan perkembangan saat ini tentu saja aspek pengendalian penduduk Indonesia telah mampu mengendalikan pertumbuhan penduduk dengan baik. Data menunjukan saat ini, setiap keluarga memiliki rata-rata 2,1. Berbeda dengan tahun 1970, rata-rata 5,6. “Sekarang berkat dukungan semua pihak, para tokoh-tokoh masyarakat, komitmen yang luar biasa rata-rata perempuan di setiap reproduksinya melahirkan dua”, ungkap Sukaryo.

Lebih lanjut disampaikan pada saat ini Indonesia telah mampu dalam satu tahun terakhir menurunkan stunting dengan baik, dari posisi 24,4 % menjadi di 21,6 %. Dalam kesempatan itu, diserahkan Piagam Penghargaan Program “Bangga Kencana” kepada sejumlah kategori terbaik.

(vi/matakalteng.com)

ad-space

Berita Terkait

Next Post

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

  • 317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

  • Kunjuin-/05/26/g,an-jam TNImprov-kaLDrainase Tersumbat dan Km="04">317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

  • PT HMBPkesadungkap-121-kasDideunt Rp 335 Ju Hinase Tersumbat dan Km="04">317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH
  • TEKNO HOLISTIK.1 8.eg_preloader square">
    <-067e896a-hide-cove067e896a-hide-//div><_jnews_Peor":an Karakter Pe
    <-m="04"tedan Karakter Pe
  • <-3aa248f
    <_jnews_ widget/kalteng-eg_cjnews_/>
    Shas="jeg_face_wtar2et='"exank' lay='exps:a-punoopekapanofollow' 26/01/22/hakiFind us s_bTe-textcov>