PALANGKA RAYA – Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia memiliki visi mewujudkan Sektor Kelautan dan Perikanan Indonesia yang Mandiri, Maju, Kuat dan Berbasis Kepentingan Nasional, dengan kekuatan SDM kompeten dan iptek yang inovatif dan bernilai tambah, untuk mencapai kesejahteraan masyarakat yang tinggi dan merata.
Direktorat Jenderal PSDKP sebagai salah satu unsur pelaksana di KKP melalui Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan melaksanakan Pelatihan Teknis Pengawas Perikanan yang dilaksanakan secara bleended learning.
Berkenaan dengan kegiatan ini, Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kalteng menugaskan Bidang Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan yang terkait dengan pengawasan perikanan serta UPT Dislutkan Kalteng sebanyak 11 orang, yang terbagi menjadi 2 angkatan. Kegiatan awal tatap muka ini dilaksanakan pada Kamis 4 November 2021 melalui aplikasi Zoom Meeting di ruangan Dislutkan Kalteng.
Kadislutkan Kalteng H. Darliansjah mengapresiasi dan mendukung adanya kegiatan ini. Ia menyampaikan agar ke depannya kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan lebih ditingkatkan lagi, terutama terkait peningkatan kompetensi SDM untuk para PNS di daerah terkhusus pengawas perikanan.
“Saya menginstruksikan kepada peserta yang ditugaskan agar dapat mengikuti pelatihan ini secara menyeluruh dan menyerap materi-materi yang disampaikan guna nanti dapat diimplementasikan,” ucap Darliansjah. Dia menambahkan bahwa slogan Dislutkan Kalteng yang digagas yaitu BerAKHLAK & SUKA IKAN, dimana salah satu pilar dari slogan ini menekankan kompetensi.
“Tantangan terbesar kita saat ini adalah bagaimana menjaga sumber daya perikanan yang kita miliki saat ini agar tetap lestari hingga nanti dapat dinikmati oleh anak cucu kita,” ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan Darliansjah perlu adanya pengawasan yang lebih intensif agar potensi perikanan yang dimiliki tidak semakin tergerus dan secara perlahan mengubah paradigma masyarakat ke arah yang benar tentang pentingnya menjaga keberlangsungan sumber daya perikanan dan implementasinya terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Peran aktif para stakeholder dan masyarakat sangat dibutuhkan agar dapat bahu-membahu menjaga dan melestarikan potensi yang ada. Berkaca dari hal ini, tenaga pengawas daerah yang dimiliki saat ini masih jauh dari kata cukup untuk melaksanakan pengawasan mengingat luasnya potensi perikanan di Kalimantan Tengah.
“Semoga para peserta khususnya PNS Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah yang ditugaskan mengikuti pelatihan ini dinyatakan lulus, kedepannya mampu menjadi tenaga pengawas perikanan yang kompeten, inovatif, tangguh, bertanggung jawab dan mampu beradaptasi terhadap perubahan-perubahan yang ada sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya sebagai perpanjangan tangan dinas, dalam hal melaksanakan tugas pengawasan sumber daya perikanan agar potensi yang sudah dimiliki saat ini tetap lestari dan bersama-sama membangun perikanan di Kalimantan Tengah menuju KALTENG BERKAH,” pesan Darliansjah.
(vi/matakalteng.com)






















Discussion about this post