KUALA KURUN – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) akan digelar pada 9 Desember 2020 mendatang. Dalam perhelatan pesta demokrasi tersebut, masyarakat Kabupaten Gunung Mas (Gumas) diminta untuk menggunakan hak pilihnya.
“Kami ingin pada Pilkada Kalteng nanti, masyarakat menggunakan hak pilihnya dan jangan sampai ada yang golongan putih (golput),” ucap Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gumas Nomi Aprilia, Minggu 13 September 2020.
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini mengatakan, sudah menjadi kewajiban warga negara untuk menentukan pemimpin Kalteng selama lima tahun kedepan. Tentu dalam memilih juga harus berdasarkan hati nurani masing-masing.
“Dalam memilih pemimpin, harus tanpa ada paksaan dari pihak manapun. Dari masyarakat harus menentukan pilihan berdasarkan visi dan misi yang digagas pasangan calon (paslon). Jika dilakukan, kami yakin akan mampu mendapatkan pemimpin yang terbaik,” tuturnya.
Legislator dari daerah pemilihan (dapil) I mencakup Kecamatan Kurun, Mihing Raya, dan Sepang ini mengakui, meskipun antara masyarakat yang satu dengan yang lain berbeda pilihan, namun itu bukan menjadi hal yang dapat merusak persatuan dan kesatuan yang sudah terjalin selama ini.
“Jangan sampai terjadi perselisihan antara sesama. Perbedaan pilihan dalam suatu kontestasi pilkada merupakan hal yang biasa. Harus disikapi dengan hal positif, sehingga tidak merusak persatuan dan kesatuan,” tuturnya.
Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Gumas ini pun berharap, pelaksanaan Pilkada Kalteng di Kabupaten Gumas dapat berjalan aman, lancar, dan sukses. Seluruh masyarakat diminta untuk mendukung dan menyukseskan seluruh tahapan pilkada.
“Salah satu dukungan yang bisa dilakukan masyarakat adalah dengan cara menjaga keamanan dan ketertiban agar tetap aman dan kondusif. Meski tahun ini dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19, namun kami tetap berharap seluruh tahapan nanti dapat terlaksana dengan baik,” pungkasnya.
(sid/matakalteng.com)






















Discussion about this post