SAMPIT – Kerukunan antar umat beragama menjadi salah satu hal yang menjadi fokus dari pasangan calon Halikinnor-Irawati (HARATI). Karena menurut paslon dalam Pilkada Kotim 2024 ini, kerukunan antar umat beragama dapat menjadi sumber energi positif baik dalam pembangunan maupun di tengah masyarakat khususnya di Kotim.
“Untuk itu kita sudah memiliki program AGAMA BAJEMAAH, artinya (Bersama-sama beribadah) bertujuan untuk mengembangkan kehidupan beragama yang lebih harmonis dan produktif di Kotawaringin Timur,” kata Halikinnor, Selasa 19 November 2024.
Dengan semangat berkah dari agama ujarnya, program ini diharapkan dapat menjadi sumber energi positif bagi masyarakat, menciptakan lingkungan yang aman dan adil bagi semua. “Adapun programnya yaitu, meningkatkan insentif untuk guru mengaji, mendukung kegiatan keagamaan remaja bagi semua agama, peningkatan bantuan rumah ibadah
Kampung toleransi, meningkatkan bantuan fardhu kifayah, dan peningkatan dukungan terhadap organisasi keagamaan,” sebutnya. Menurutnya, untuk program insentif bagi guru mengaji sudah mulai dilaksanakan pada tahun 2024 ini pada masa kepemimpinannya yang pertama, dan akan dilanjutkan kembali jika terpilih untuk periode kedua.
“Pada tahun 2024, setiap guru menggaji non-ASN akan menerima insentif sebesar Rp1,8 juta. Jumlah penerima insentif ini diberikan kepada 1.000 guru mengaji non-ASN,” bebernya. Insentif ini diberikan sebagai wujud kepedulian pemerintah terhadap guru ngaji yang mengajar dengan suka rela tanpa meminta imbalan.
“Guru menggaji memiliki peran penting dalam pembinaan akhlak di masyarakat dan meningkatkan kualitas sumber daya yang beriman dan bertakwa,”ungkap Halikin. Dirinya juga berencana untuk menaikkan jumlah insentif pada tahun 2025 jika dananya memadai.
Sementara untuk mendapatkan insentif, camat dapat berkoordinasi dengan Kepala Bagian Kesra Setda Kotim guna mengetahui petunjuk teknis pemberian insentif. Camat juga diharapkan melakukan pendataan jumlah guru mengaji yang ada di wilayahnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post