PALANGKA RAYA – Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) nomor urut 3, Agustiar Sabran dan Edy Pratowo, memaparkan program unggulan Kartu Huma Betang Sejahtera dalam debat publik kedua yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalteng di Metro TV, dengan tema Inovasi Pelayanan Publik dalam Penyelesaian Persoalan Daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Agustiar Sabran menegaskan bahwa masyarakat Kalteng membutuhkan layanan publik yang cepat, mudah, ramah, dan bebas dari kerumitan. Kartu Huma Betang Sejahtera menurut Agustiar, adalah solusi yang tepat untuk menjawab kebutuhan tersebut.
“Program unggulan kami, Kartu Huma Betang Sejahtera, adalah solusi bagi masyarakat Kalteng. Kartu berbasis keluarga ini mencakup kebutuhan dasar dan terintegrasi dengan sistem pelayanan publik yang lebih efisien,” ujar Agustiar, Selasa 5 November 2024 malam.
Agustiar kemudian merinci sejumlah manfaat yang akan diterima masyarakat melalui kartu ini, antara lain Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp 2 juta per keluarga, pasar sembako murah, layanan kesehatan gratis, biaya pendidikan gratis, serta program satu keluarga satu sarjana. Selain itu, program ini juga memberikan akses ke balai latihan kerja dan dukungan bagi petani, nelayan, serta buruh, termasuk pelayanan administrasi yang lebih mudah dan cepat.
“Kami akan meningkatkan kualitas SDM, memperbaiki sarana dan prasarana, serta memperkuat pengawasan terhadap petugas pelayanan publik untuk memastikan semua program berjalan dengan baik,” tegas Agustiar.
Agustiar juga memuji keberhasilan pemerintahan sebelumnya yang telah meningkatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dari Rp 3,4 triliun menjadi Rp 10,2 triliun. Ia pun menargetkan agar APBD Kalteng dapat meningkat menjadi Rp 17,5 triliun.
Sementara itu, calon Wakil Gubernur Edy Pratowo menambahkan bahwa kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota akan menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan. Ia juga menjelaskan rencana untuk menyediakan dana bantuan desa antara Rp 200 hingga 500 juta, serta alokasi anggaran sebesar Rp 100 hingga 150 miliar untuk pembangunan kabupaten/kota di Kalteng.
“Kami yakin, dengan kolaborasi yang baik, program-program ini akan mempercepat pelayanan publik dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadikan Kalteng semakin berkah, maju, dan sejahtera,” ujar Edy Pratowo.
Pasangan Agustiar-Edy berharap bahwa program Kartu Huma Betang Sejahtera dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat Kalteng.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post