PANGKALAN BUN – Kedatangan Bunda Nurhidayah Bakal Calon (Bacalon) Bupati Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) ke pasar Indra Sari, Pangkalan Bun disambut hangat oleh pedagang, mereka berharap Bunda Nurhidayah kembali memimpin Bumi Marunting Batu Aji.
Sambutan hangat bukan hanya dari pedagang, emak-emak yang kebetulan berbelanja ke pasar langsung menghampiri Bunda Nurhidayah. Para pedagang yang berkesempatan berdialog dengan Bunda Nurhidayah mengeluhkan terkait dengan pengelolaan pasar dan Ranperda tentang retribusi pasar yang hingga saat ini masih belum disahkan.
Mereka berharap agar regulasi terkait retribusi dikembalikan seperti saat Bunda Nurhidayah masih menjabat sebagai Bupati Kobar. Selain itu mereka juga berharap agar pasar dapat ditata lebih baik lagi.
“Kami pedagang di pasar Indra Sari berharap agar Bunda dapat memperjuangkan tarif retribusi yang tidak memberatkan kami sebagai pedagang, begitupula dengan pasar ditata lebih baik lagi,” ujar salah seorang pedagang, Mardiah. Bunda Nurhidayah mengatakan, sejatinya ia sangat memahami permasalahan yang dihadapi oleh pedagang saat ini.
Dan Pasar Indra Sari dahulu merupakan pasar semi modern yang berhasil menjadi pusat perekonomian mikro yang penting bagi daerah. “Kalau nanti kami diberikan amanah untuk memimpin kembali Kabupaten Kobar, kita akan lakukan pembenahan pasar dan menetapkan tarif retribusi yang terjangkau bagi pedagang,” harapnya.
Ia menegaskan dalam persoalan ini, semua stake holder yang berkepentingan harus duduk satu meja untuk membahas konsep yang lebih matang, dan pemerintah daerah tidak boleh memaksakan kehendak yang tidak sesuai dengan kebutuhan pedagang. “Kita akan konsep program khusus untuk mendukung industri kecil guna kemajuan ekonomi di Kabupaten Kobar,” pungkasnya.
(lih/matakalteng)





















