• Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
Selasa, 9 Juni 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Mata Kalteng
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
Mata Kalteng
  • News
  • Daerah
  • Legislatif
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom

Beranda » Dugaan Malapraktik Terhadap Bayi Tujuh Hari di Rumah Sakit Doris Syilvanus Palangka Raya, Begini Pernyataannya…

Dugaan Malapraktik Terhadap Bayi Tujuh Hari di Rumah Sakit Doris Syilvanus Palangka Raya, Begini Pernyataannya…

Rabu, 20 Maret 2024
in Peristiwa
A A
FOTO: OLIVIA/MATAKALTENG - RSUD dr Doris Sylvanus melaksanakan jumpa pers terkait dugaan bayi tujuh hari meninggal akibat malapraktik.

FOTO: OLIVIA/MATAKALTENG - RSUD dr Doris Sylvanus melaksanakan jumpa pers terkait dugaan bayi tujuh hari meninggal akibat malapraktik.

Share on FacebookShare on Twitter

PALANGKA RAYA – Kasus dugaan malpraktik medik di RSUD dr Doris Sylvanus (RSDS) Palangka Raya, Kalimantan Tengah, yang menyebabkan kematian bayi pertama Afner Juliwarno dan Meiske Angglelina, menjadi sorotan publik.

Orangtua korban, Afner Juliwarno, merasa kehilangan anaknya akibat tindakan operasi dokter yang dianggap tidak sesuai dengan proses medis yang seharusnya dilakukan. Ia mempertanyakan keterangan pihak RSUD dr Doris Sylvanus yang menyebut bayi berumur tujuh hari tersebut meninggal karena bocor jantung.

Baca juga berita lainnya

Damkar Kotim Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran di Gang Mutiara, Dugaan Sementara Korsleting Listrik

Kebakaran di Buntok Diduga dari Timbunan BBM, Benarkah ?

Kebakaran Hanguskan Gudang Elpiji dan Rumah Warga di Buntok

Pelajar Tenggelam di Parenggean Ditemukan Meninggal Dunia

“Anak saya itu di Rumah Sakit Muhammadyah (di diagnosis), tidak ada bocor jantung. Tidak ada yang namanya bocor paru. Anak saya sehat, paru dan jantungnya,” katanya, Rabu 20 Maret 2024. Afner menjelaskan bahwa anaknya sehat dan tidak menderita bocor jantung saat dirawat di Rumah Sakit Muhammadyah sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD dr Doris Sylvanus.

Namun, setelah tiba di RSUD dr Doris Sylvanus, dokter mengatakan bahwa anaknya mendiagnosa adanya kebocoran jantung dan paru-paru. Hal tersebut membuatnya merasa curiga terhadap proses operasi yang dilakukan oleh dokter RSUD dr Doris Sylvanus. “Kalau memang anak saya ini dari awal ada bocor jantung, tidak mungkin mereka berani mengambil tindakan operasi. Ini kan pascaoperasi anak saya bocor jantung. Kenapa itu bisa bocor,” tegasnya. 

Pasangan suami istri ini juga mempertanyakan mengapa anaknya baru dipasang ventilator 30 menit setelah berhenti bernapas, sehingga ia merasa ada keterlambatan dalam pelayanan medis. Afner meminta pihak RSUD dr Doris Sylvanus memberikan penjelasan medik terkait kematian anak pertamanya tersebut secara rinci disertai dengan bukti data.

Pelaksana Tugas Direktur RSUD dr Doris Sylvanus, Adi Praditha, menanggapi keresahan pasangan itu dengan mengatakan bahwa pihak rumah sakit telah melakukan tindakan medis kepada bayi tersebut, sesuai dengan prosedur operasi standar dan telah melakukan komunikasi dengan orangtua pasien. 

“Maka dalam hal ini kami tegaskan, bahwa apa yang dilakukan oleh petugas medis dan tenaga kesehatan kami. Sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku. Sebelum dilakukan tindakan oleh dokter kami sudah dilakukan komunikasi kepada orang tua pasien,” katanya. Menurut Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD dr Doris Sylvanus, Anto, pihak rumah sakit telah melakukan tindakan bedah dengan tujuan life saving atau penyelamatan nyawa karena kondisi bayi yang kembung dan muntah.

“Pada saat operasi ditemukan adanya Atresia ileum atau tidak terbentuknya usus halus ileum istal. Dokter memutuskan untuk melanjutkan operasi untuk menjaga kondisi pasien,” jelasnya. Anto menjamin pasien dirawat sesuai ruangan sesuai dengan kondisinya. Petugas medis juga rutin melaksanakan pemantauan dan pemeriksaan terhadap kondisi pasien pascaoperasi. Selanjutnya kondisi pasien mulai mengalami penurunan, sembilan hari pascaoperasi. 

“Pasien mengalami gagal napas dan diputuskan untuk memasukkan pasien ke ruang Neonatal Intensive Care Unit atau ruang NICU, kemudian dipasangkan ventilator,” ungkapnya. Anto menyebutkan, petugas medis telah melakukan penanganan untuk menjaga kondisi pasien. Namun kondisi pasien tetap menurun dan akhirnya dinyatakan meninggal pada 25 Januari 2024.

(vi/matakalteng)

Share9Tweet6SendShareShareSendScan
ad-space
Previous Post

Perusahaan di Kotim Wajib Bayarkan THR H-7 Lebaran

Next Post

Reforma Agraria, Tingkatkan Keadilan Akses Lahan Bagi Rakyat 

Berita Terkait

Peristiwa

Damkar Kotim Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran di Gang Mutiara, Dugaan Sementara Korsleting Listrik

Sabtu, 23 Mei 2026
Peristiwa

Kebakaran di Buntok Diduga dari Timbunan BBM, Benarkah ?

Jumat, 15 Mei 2026
Peristiwa

Kebakaran Hanguskan Gudang Elpiji dan Rumah Warga di Buntok

Jumat, 15 Mei 2026
Peristiwa

Pelajar Tenggelam di Parenggean Ditemukan Meninggal Dunia

Senin, 27 April 2026
Peristiwa

SAR Gabungan Temukan Dua Korban Jatuh dari Kapal di Barito

Senin, 6 April 2026
Peristiwa

Kecelakaan di Tjilik Riwut Km 4, Pemotor Tewas Tabrak Truk Parkir

Rabu, 25 Maret 2026
Load More
Next Post

Reforma Agraria, Tingkatkan Keadilan Akses Lahan Bagi Rakyat 

Disdik Kalteng Sampaikan Update Program Beasiswa TABE

Kini DPRD Kota Palangka Raya Miliki Gedung Representatif

Pemprov Kalteng Gelar Pasar Murah Berbagi Berkah di Kotim

DPMPTS Kalteng Gelar Layanan Perizinan On Site di Kobar

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

Polda Kalteng Ungkap 121 Kasus Kejahatan Jalanan Selama 2026, 233 Tersangka Berhasil Diamankan

Sabtu, 30 Mei 2026

Raih WTP Ke-12 Beruntun, Bukti Komitmen Pemkab Kotim Kelola Keuangan Secara Transparan

Jumat, 29 Mei 2026

Gubernur Kalteng Lantik Sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Selasa, 26 Mei 2026

Damkar Kotim Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran di Gang Mutiara, Dugaan Sementara Korsleting Listrik

Sabtu, 23 Mei 2026

Kapasitas Pesawat Tetap Full 180 Penumpang, Super Air Jet Kurangi Bagasi Gratis

Selasa, 19 Mei 2026

Drainase Tersumbat dan Kesadaran Warga Jadi Sorotan di Tengah Banjir Perkotaan Kotim

Selasa, 19 Mei 2026

  • Hakim Nyatakan Penangkapan Tidak Sah, Rudiyanto Resmi Bebas dari Tahanan

    12225 shares
    Share 4890 Tweet 3056
  • TPP Bukan Hak bagi ASN

    5948 shares
    Share 2379 Tweet 1487
  • Ini Jadwal Libur Siswa saat Bulan Ramadhan

    4268 shares
    Share 1707 Tweet 1067
  • 317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

    3798 shares
    Share 1519 Tweet 950
  • Satgas PKH Dari Jakarta Akan Mendarat di Sampit, Tinjau Penyitaan Lahan Perusahaan Nakal

    3617 shares
    Share 1447 Tweet 904
  • Kunjungi Kalteng, Kasum TNI Pantau Langsung Penyitaan Lahan Satgas Garuda di Kotim

    2782 shares
    Share 1113 Tweet 696
  • PT HMBP dan Polda Kalteng Didenda Rp 335 Juta

    2363 shares
    Share 945 Tweet 591
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK.
TENTANG KAMI  |  PEDOMAN  |  DISCLAIMER
KEBIJAKAN PRIVASI  |  KONTAK
© 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PT RAJA DIGITAL MEDIA
JL. BUMI RAYA I, PERUM.ZAHRANA, RT.01/RW.01
KEL. BAAMANG BARAT, KEC. BAAMANG
SAMPIT, KOTAWARINGIN TIMUR, KALIMANTAN TENGAH
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini

COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK