SAMPIT – Komitmen Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dalam memperkuat pendidikan anak usia dini kembali berbuah manis. Melalui kiprah Bunda PAUD Kabupaten Kotim, daerah ini berhasil menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih Penghargaan Wiyata Darma Madya Tahun 2025 kategori Bunda PAUD Kabupaten/Kota, yang diumumkan pada Kamis 13 November 2025.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kotim, Muhammad Irfansyah, menyebut penghargaan tersebut merupakan hasil nyata dari kerja keras, sinergi, dan dedikasi seluruh insan pendidikan yang konsisten membangun fondasi pendidikan sejak usia dini.
“Penghargaan ini bukan hanya milik Bunda PAUD semata, tetapi hasil dari semangat bersama seluruh tenaga pendidik di bawah binaan Disdik Kotim,” ujarnya, Kamis 13 November 2025.
Ia menegaskan, keberhasilan itu menjadi bukti bahwa pembinaan dan pendampingan yang dilakukan Disdik terhadap lembaga PAUD selama ini telah berjalan efektif. Mulai dari pelatihan peningkatan kapasitas pendidik, penguatan karakter anak, hingga manajemen lembaga yang berorientasi pada pembelajaran menyenangkan dan ramah anak.
“Selama ini kami terus melakukan pelatihan berkelanjutan, meningkatkan kualitas tenaga pendidik, serta memperluas kolaborasi lintas sektor. Tujuannya agar seluruh anak di Kotim mendapatkan layanan pendidikan yang layak dan bermutu sejak usia dini,” jelasnya.
Menurut Irfansyah, penghargaan tingkat nasional ini menjadi penyemangat baru bagi jajaran Disdik untuk terus memperkuat sinergi dengan Bunda PAUD dalam menciptakan inovasi pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Ia juga menilai keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa semangat kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat masih menjadi kekuatan utama dalam membangun pendidikan di Kotim.
“Terima kasih kepada semua pihak yang terus mendukung kegiatan Bunda PAUD, baik pengurus, lembaga pendidikan, maupun masyarakat. Ini adalah bukti bahwa gotong royong dan kerja sama masih menjadi modal utama kita dalam memajukan pendidikan,” katanya.
Irfansyah menegaskan, Disdik Kotim akan terus berupaya melahirkan generasi yang cerdas, sehat, dan berkarakter melalui penguatan pendidikan usia dini yang berkesinambungan.
“Kami ingin memastikan anak-anak Kotim tumbuh menjadi generasi hebat dan berdaya saing. Ini bukan sekadar target, tapi komitmen kami dalam membangun masa depan daerah,” tutupnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post