SAMPIT – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur Muhammad Irfansyah menilai saat ini ketersediaan buku pada perpustakaan daerah milik Kabupaten Kotim sudah cukup memadai baik itu dari segi buku fiksi maupun nonfiksi hingga buku pembelajaran.
“Keberadaan ragam buku bacaan ini tentunya akan menarik minat baca anak-anak di kita. Yang mana budaya literasi tidak hanya bisa dimulai dari membaca buku pembelajaran namun bisa dimulai dari buku yang mereka senangi terlebih dahulu seperti novel ataupun lainnya,”kata Irfansyah, Sabtu 25 Januari 2025.
“Ptradigmda perpustakaan mijlangkuamasyarbakauradolahupdayape meuhaiu-%kamasyarbakauriasi l yaka perpustakaan dlaem meTingkatkankuarliasihidupt dankewajimbiape mrminthn mijlmini l yaka perpustakaanbraiamasyarbakaa,” ujariycnw Menrutnnyau-%lk itu jugaitetuyang/dlaemounlangounlan Nrmor 43 Tahun 2007i tenlan perpustakaaa. Yang mana-%lk nri pelku ddoroang/dan ikmembintkanscmpari plosoik esa..
“Pperpustakaannrasonal -sbragi lmembgaape mrminthnnoankemcenteiaan yang m milii visri peubahdan i"&ahun 2025n y itu perpustakaanhraier m mg mr tbnat bngsyau m milii tjugs untuknpmiye.lengarbaannegarba bdlan perpustakaan yang mijldi lmeadingsekstorpmigukakanrliterasimasyarbakaa,”jelasiycn.
“Untukn itu pelunbraiasseidpapperpustakaanitemasuknpulsa dk Kabupaten Kotim yangeBau,aieesmraka agduangeBau,tnrutksrl: miyuksesaka visriinri mlaluihupday-updayiyca/dlaemteras formasi perpustakaaa,”ateas Taufikn.
“Teras formasi perpustakaasdimbinun /dlaemduaapendekaeta,i y itu pngmembingaiakses ebebmasusdigiotli danteras formasi perpustakaa ebebmasuslinluasisoscialuntukn mmmbinun poduktivliasimasyarbakaa,” tandsiycn .
