SAMPIT – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotawaringin Timur (Kotim) dari daerah pemilihan (Dapil) II Kecamatan Baamang dan Seranau, Dadang H Syamsu sebut bahwa di Kecamatan Baamang khususnya Kelurahan Baamang Barat kerap kali terendam banjir saat turun hujan dengan intensitas tinggi.
Banjir di wilayah itu disinyalir karena adanya pendangkalan sungai yang ada di Baamang Barat. Ketika turun hujan lebat debit air sungai naik, sehingga meluap karena sungai tidak mampu menampung air hujan.
“Hal ini kami temukan saat melakukan reses pada minggu lalu, jadi masyarakat di sana mengusulkan adanya normalisasi sungai atau pengerukan, agar sungai dapat menampung air saat hujan lebat, dan alirannya tidak tersumbat,” sebut Dadang, Selasa 15 Juni 2021.
Menurut Dadang, saat ini bencana banjir terus meneror warga Baamang Barat. Kondisi ini tentunya dapat memberikan dampak pada kelancaran aktivitas masyarakat setempat.
“Untuk itu kami harapkan apa yang menjadi temuan kami saat reses ini ditanggapi dan ditindaklanjuti oleh pemerintah kabupaten, sehingga jangan sampai reses yang kami lakukan ini hanya seremoni belaka tanpa ada tindak lanjutnya,” tegas Dadang.
(dia/matakalteng.com)






















Discussion about this post