SAMPIT – Suasana haru dan syukur menyelimuti halaman Bandara H Asan Sampit 25 Juni 2025 saat rombongan pertama jemaah haji asal Kotawaringin Timur (Kotim) tiba kembali ke tanah air. Rombongan ini merupakan bagian dari kloter pertama embarkasi Banjarmasin yang menjalankan ibadah haji tahun ini.
Bupati Kotim Halikinnor hadir secara langsung untuk menyambut kedatangan mereka bersama keluarga yang telah lama menanti.
“Alhamdulillah, hari ini kita menyambut kedatangan jemaah haji khususnya dari Kabupaten Kotim yang tergabung dalam embarkasi Banjarmasin. Ini adalah kedatangan kloter pertama. Insyaallah sekitar pukul 13.00 WIB nanti rombongan kedua akan menyusul karena pesawat tidak memungkinkan membawa semua jemaah sekaligus,” ujar Halikinnor saat diwawancarai usai penyambutan, Rabu 25 Juni 2025.
Menurutnya, seluruh proses ibadah haji yang dijalani para jemaah berlangsung dengan lancar dan aman. Ia mengaku mendapat laporan bahwa secara umum kondisi jemaah cukup baik selama di tanah suci, meski ada beberapa yang mengalami kelelahan dan keluhan ringan.
“Kita patut bersyukur karena pada umumnya jemaah kita diberikan kemudahan dan kelancaran dalam melaksanakan seluruh rukun haji. Hanya satu orang dari Kotim yang meninggal dunia, itu pun karena sakit yang diderita sebelumnya. Selain itu, memang ada yang sakit ringan seperti flu atau sakit mata, tapi itu hal biasa setelah perjalanan panjang,” jelasnya.
Bupati juga memberikan apresiasi kepada petugas haji yang telah mendampingi para jemaah, serta kepada keluarga yang telah sabar menanti kepulangan orang-orang tercinta. Ia menegaskan bahwa ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan rohani yang sangat bermakna.
Karena itu, ia berharap agar para jemaah yang telah menyandang gelar haji dan hajah bisa menjadi contoh bagi masyarakat di lingkungan masing-masing.
“Haji ini bukan semata-mata soal kemampuan finansial dan kesehatan. Banyak orang yang sudah punya uang, sudah sehat, tapi belum juga bisa berangkat karena belum waktunya dipanggil. Maka orang yang telah berangkat haji ini adalah mereka yang telah mendapatkan panggilan dari Allah SWT. Harapan kita, mereka yang telah kembali ini bisa menjadi teladan, baik dalam akhlak, ibadah, maupun dalam kehidupan sosial,” katanya dengan penuh haru.
Dalam kesempatan itu, Halikinnor juga menyampaikan bahwa pemerintah akan memberikan perhatian kepada jemaah yang meninggal dunia selama di tanah suci.
“Sesuai ketentuan yang berlaku, biasanya pemerintah memberikan santunan kepada jemaah yang wafat. Kita juga akan memastikan hak-hak mereka terpenuhi dan keluarga yang ditinggalkan mendapatkan dukungan,” ucapnya.
Di akhir pernyataannya, Bupati Halikinnor kembali mengucapkan selamat datang kepada seluruh jemaah haji yang telah kembali, serta mengajak masyarakat untuk mendoakan mereka menjadi haji yang mabrur dan hajah yang mabrurah.
“Selamat bertemu kembali dengan keluarga. Semoga ibadah yang telah dilaksanakan diterima oleh Allah SWT dan menjadi bekal berharga untuk menjalani kehidupan yang lebih baik ke depan,” pungkasnya.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post