SAMPIT – Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Kotawaringin Timur menggelar Rembug Paripurna masa bakti 2019–2024 di Aula Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kotim.
Penjabat Sekretaris Daerah Kotim, Masri, yang membuka kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi atas kontribusi KTNA dalam pembangunan sektor pertanian dan perikanan.
“KTNA merupakan mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan potensi pertanian. Organisasi ini memiliki peran penting dalam mengembangkan usaha tani dan memperjuangkan nasib petani,” ujar Masri, Rabu 7 Mei 2025.
Ia menambahkan, rembug paripurna menjadi forum penting untuk berbagi pengalaman dan ide inovatif dalam menghadapi tantangan di sektor pertanian dan perikanan.
“Manfaatkan momen ini untuk membangun kerja sama dan jejaring antarpetani dan nelayan, serta menjalin hubungan erat dengan pemerintah dan pihak terkait,” imbuhnya.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kotim, Sepnita, berharap kegiatan ini berjalan lancar dan menghasilkan keputusan positif, termasuk pemilihan kepengurusan KTNA masa bakti 2025–2030.
“Semoga pengurus yang baru dapat membawa KTNA lebih baik lagi dan terus membantu pembangunan pertanian di daerah kita,” katanya.
Sementara itu, Ketua KTNA Kotim, Rahidin, menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan pelaksanaan rembug paripurna yang seharusnya digelar pada Oktober 2024.
“Mari kita tingkatkan kebersamaan untuk pembangunan pertanian. Kita juga perlu mempersiapkan diri menghadapi PEDA KTNA tingkat provinsi di Pangkalan Bun dan tingkat nasional di Gorontalo,” ungkapnya.
Rembug Paripurna ini menjadi ajang bagi KTNA untuk memperluas jaringan, meningkatkan kapasitas, dan memperkokoh komitmen dalam menjalankan program-program pembangunan pertanian.
Dengan semangat kebersamaan dan kesetiakawanan, KTNA diharapkan menjadi garda terdepan dalam membangun masyarakat petani yang lebih sejahtera dan harmonis.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post