Wabup Kotim Pantau Langsung Ramp Check dan Pemeriksaan Kesehatan Driver Bus

SAMPIT – Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Irawati meninjau memantau langsung kegiatan ramp check dan pemeriksaan kesehatan Driver Bus di terminal Patih Rumbih. Pemantauan itu dilakukan untuk memastikan kelancaran arus mudik khususnya jalur darat dari Kota Sampit.

 

Baca juga berita lainnya

“Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar dan saya bersama instansi terkait memantau langsung kegiatan ramp check dan pemeriksaan kesehatan di Terminal Patih Rumbih,”kata Irawati, Kamis 27 Maret 2025.

 

Menurutnya, dari hasil pemeriksaan kesehatan menyatakan semua sopir dan kernet bersih dari narkoba, namun ada beberapa yang dalam kondisi gula darah maupun tekanan darah tinggi sehingga diminta untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.

 

“Sementara untuk ramp check atau uji kelayakan seperti ban, lampu, rem dan lainnya semua dipastikan aman. Dan sudah diberi stempel jika dinyatakan layak untuk perjalanan jauh,”bebernya.

 

Tambahnya, pemeriksaan ini dilakukan untuk meminimalisir resiko terjadinya kecelakaan sehingga bisa mengantarkan para penumpang mudik ke tujuannya dengan aman dan nyaman.

 

“Hal ini juga sesuai arahan dari Gubernur Kalteng, Kapolda Kalteng, Danrem 102/Pjg dan Kejati Kalteng untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melaksanakan mudik pada Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah,”tegasnya.

 

Sejumlah pemeriksaan dilakukan untuk memastikan keamanan, keselamatan dan kelancaran arus mudik, meliputi uji kelaikan kendaraan atau ramp check dan pemeriksaan kesehatan bagi sopir dan kernet bus.

 

Ditambahkan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kotim Nugroho Kuncoro Yudho, pemeriksaan kesehatan ini dilakukan sejak 24 Maret 2025 lalu yang merupakan agenda rutin setiap tahunnya menjelang mudik lebaran.

 

“Setiap jenis pemeriksaan kesehatan yang dilakukan tentunya berhubungan dengan kelancaran kegiatan arus mudik,”ungkapnya.

 

Pemeriksaan yang dilakukan mulai dari kondisi gula darah, sebab gula darah tinggi rawan mengalami gangguan pada organ tubuh lainnya. Karena biasanya para sopir mengkonsumsi suplemen atau makanan/minuman yang mengandung gula sebagai booster ketika menempuh perjalanan jauh yang dapat meningkatkan kadar gula dalam darah.

 

“Selain itu tekanan darah, dan tes urine juga dilakukan untuk memastikan tidak ada sopir bus maupun kernet yang mengkonsumsi narkoba atau zat adiktif lainnya,”kata Nugroho.

 

Sejauh ini menurutnya dari hasil pemeriksaan semua menunjukkan negatif yang mana jika ada hasil yang positif tentu pihaknya tidak akan dianjurkam untuk melanjutkan perjalanan.

 

Diketahui, data sementara jumlah pemudik yang melintas di Terminal Patih Rumbih mencapai 3.500 orang terdiri atas 500 penumpang turun dan 3000 penumpang naik.

 

(dia/matakalteng)

rcle_outer">
>Tweet

ext Ps4u/i>

var egkonsts="adnidet rcle_outer"iNddamkiNddam_ uare_inner">
COPYRIGHT &5164; 2018-set3 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.>
PROUDLY POWERED BY_post_title"> TEKNO HOLISTIK