SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Halikinnor meminta semuda desa di wilayahnya, untuk dapat mengaktifkan website desa. Ini bentuk transparansi pemerintahan terutama dalam pengelolaan keuangan desa.
“Pengelolaan keuangan desa di Kotim ini secara umum sudah paling baik di Kalimantan Tengah (Kalteng) dan kita termasuk salah satu rujukan,” katanya, Jumat, 14 Desember 2023.
Pada akuntabilitas pengelolaan keuangan desa berdasarkan “MCP-KPK” terkait pengelolaan keuangan Desa sudah 100 persen, dirinya pun berharap nilainitu dapat dipertahankan.
Namun lanjut halikin berdasarkan monitoring dan evaluasi dari Badan Pengawasan Keuangan Dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Kalimantan Tengah terkait pengelolaan keuangan desa terdapat beberapa hal yang perlu dilakukan perbaikan oleh Pemerintah Desa yaitu terkait pemahaman regulasi yang berlaku untuk pengelolaan keuangan desa.
“Ke depan saya minta untuk menjadi lebih baik lagi. Kita Kotim, daerah yang menerapkan lebih awal sistem keuangan desa secara online dan sistem pengawasan keuangan desa secara online. Disini website desa sebagai bentuk transparansinya,” paparnya.
Oleh sebab itu dirinya meminta kepada desa yang belum mengaktifkan dapat memperhatikan. Disebutkannya, di tahun 2023 ini telah ada 120 dari 186 desa di Kotim yang telah mengaktifkan website desa. Ditargetkan tahun 2024 semua desa untuk mengaktifkan website.
“Karena pada tahun 2024, desa akan melaksanakan transaksi non tunai sehingga saya berharap dapat diterapkan secara bertahap di seluruh desa di Kotim. Saya juga minta dukungan dari Bank Kalteng serta Dinas Kominfo untuk kelancaran transaksinya dengan adanya transaksi non tunai ini akan meminimalisir terjadinya penyimpangan atau korupsi di desa,” tutupnya.
(dev/matakalteng)





















Discussion about this post