SAMPIT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) menganggarkan dana ratusan juta untuk pembangunan dua dermaga di Sampit. Pembangunan dermaga itu telah dinantikan warga, karena kondisi dermaga yang ada saat ini sulit dilalui.
“Dermaga untuk penyeberangan sudah kami anggarkan. Jadi tinggal pelaksanaannya oleh Dinas Perhubungan,” kata Bupati Kotim Halikinnor, Jumat 13 Januari 2023.
Dermaga yang dimaksud adalah dermaga kapal feri penyeberangan ke Kecamatan Seranau. Disebutnya, Pemkab Kotim telah menganggarkan sebesar Rp300 juta untuk dua dermaga tersebut. Setiap dermaga yaitu dari Sampit yang berada di kawasan Inhutani dan di Seranau masing-masing anggarannya sebesar Rp150 juta.
“Perbaikan ditargetkan mulai dikerjakan pada Maret dan diresmikan pada Agustus 2023. Kenapa ini lampu upayakan, agar kendaraan roda empat bisa nyeberang tidak hanya motor seperti sekarang, ” sebutnya.
Pembangunan dermaga ini juga sangat diharapkan oleh warga khususnya Kecamatan Seranau. Pasalnya kondisi dermaga sudah tidak memungkinkan. Rawan terjadi kecelakaan terutama mereka yang sering melewatinya.
“Itu dermaganya sering buat orang yang melewati jatuh. Karena kayu-kayunya tidak rata. Ponakan saya baru-baru ini juga jatuh,” ungkap Siti Hamdanah salah satu warga Seranau yang melintas di dermaga tersebut.
Disampaikan jika diminta untuk memilih, perbaikan jalan atau dermaga, dirinya lebih mengutamakan dermaga. Karena itu akses satu-satunya yang dekat menuju Kota Sampit. “Jalan memang perlu juga, tapi kalau diminta mana yang lebih didahulukan, lebih baik dermaga. Kalau dibangun kami tidak sulit lagi menuju kota atau sebaliknya. Semoga pembangunan dermaga ini segera dilaksanakan,” harapnya.
(dev/matakalteng.com)




















Discussion about this post