SAMPIT – Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotawaringin Timur (Kotim) Handoyo J Wibowo mengatakan, tantangan besar bagi Pemerintah Daerah untuk menyambut tahun 2023.
Karena ujarnya, tahun 2023, Kota Sampit akan difokuskan menjadi kota industri, terutama yang mengarah ke daerah Bagendang. Sehingga nantinya semua hasil perkebunan maupun pertambangan akan dibawa ke arah industri Bagendang.
“Jadi jalan lingkar selatan jika sudah fungsional tidak menjamin juga kendaraan besar akan berhenti masuk kota. Karena nantinya pasti ada keperluan kendaraan besar ini masuk kota, terutama ke daerah Ketapang yang akan difokuskan menjadi daerah industri kota,” ujarnya, Senin 18 Juli 2022.
Apalagi kata Handoyo yang juga Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kotim ini, Jalan Lingkar Selatan memang tidak diperhatikan oleh pemerintah provinsi. Bahkan sudah dua kali anggarannya dipangkas dengan alasan untuk penanganan Covid-19.
Maka dari itu lanjutnya, perlu adanya upaya juga dari pemerintah untuk meningkatkan kekuatan jalan agar lebih dari 8 ton tetap bisa dilalui, karena pemerintah harus bersiap menjadi kota industri dengan didukung infrastruktur terutama jalan.
“Dan juga pemerintah harus menelusuri terkait banyaknya angkutan yang mengantri BBM di SPBU, karena saya lihat tidak semua SPBU ada pelangsir angkutan ini. Nah cari penyebabnya mengapa hanya di SPBU tertentu yang ada pelangsir,” ungkapnya.
Hal ini ujarnya, juga penting dalam mempersiapkan kota industri. Karena diharapkan hal ini tidak mengganggu kenyamanan masyarakat, dan perekonomian tetap berjalan sehingga semua pihak tidak ada yang merasa dirugikan.
(dia/matakalteng.com)





















Discussion about this post