SAMPIT – Selain waspada terhadap wabah Covid-19 dan bencana alam seperti banjir, masyarakat juga diimbau untuk waspada terhadap penyakit yang berkembang pesat pada musim hujan ini, yakni penyakit Demam Berdarah Dengeu (DBD).
Hal itu dikarenakan adanya genangan air yang dijadikan sarang oleh nyamuk Aedes Aegypti. Pada musim hujan disertai cuaca panas akan membuat nyamuk pembawa virus dengue ini cepat berkembang biak.
Sehingga penyebaran penyakit demam berdarah kemungkinan besar terjadi. Penyakit cukup berbahaya yang dapat mengakibatkan kematian ini selalu terjadi di pasca musim kemarau.
“Selain Covid-19 dan banjir, kita juga harus mewaspadai DBD. Ada warga yang terserang DBD, beruntung dapat tertangani dengan cepat,” kata dr Faisal Novendra Cahyanto, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Selasa 28 April 2020.
Dalam hal ini, dr Faisal mengimbau agar warga terus menjaga kebersihan lingkungan sekitarnya guna mencegah terjadinya perkembangbiakan nyamuk tersebut. Dirinya juga meminta kepada warga yang terkena demam agar segera berobat.
“Gejala terkena DBD adalah demam. Makanya apabila merasa demam jangan disepelekan, segera berobat. Diantisipasi lebih dini. Dan ingat, jaga selalu kebersihan lingkungan untuk menghindari berbagai macam virus berbahaya, baik itu DBD maupun Covid-19. Semoga kita selalu diberikan kesehatan,” tutur Kadinkes Kotim.
(shb/matakalteng.com)





















Discussion about this post