KASONGAN – Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Katingan, Deddy Ferras, menekankan bahwa pelaksanaan Lomba Desa dan Kelurahan bukan hanya sekadar kompetisi tahunan, tetapi merupakan sarana evaluasi menyeluruh terhadap kemajuan pembangunan di tingkat desa dan kelurahan.
Hal itu disampaikannya saat menyambut langsung kedatangan Tim Penilai Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2025 di Kelurahan Kasongan Baru, Kecamatan Katingan Hilir, Selasa 24 Juni 2025.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Katingan, kami mengucapkan selamat datang kepada tim penilai. Lomba ini adalah momen penting untuk menilai efektivitas pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, serta daya saing wilayah,” kata Deddy saat membacakan sambutan Bupati Katingan, Saiful.
Dia menjelaskan, penilaian yang dilakukan mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 81 Tahun 2015, yang mengklasifikasikan desa dan kelurahan dalam tiga kategori: Kurang Berkembang, Berkembang, dan Cepat Berkembang.
Menurutnya, melalui ajang ini, pemerintah daerah berharap dapat meningkatkan motivasi seluruh aparat desa dan kelurahan untuk terus berinovasi, serta memperkuat peran aktif masyarakat dalam pembangunan lokal.
Pj Sekda juga menaruh harapan besar agar proses penilaian berlangsung objektif dan transparan. “Kami percaya tim penilai akan menjalankan tugas dengan profesional sehingga yang keluar sebagai juara benar-benar layak,” ujarnya.
Penyambutan tim penilai dilakukan dengan prosesi adat dan pertunjukan tari daerah khas Katingan. Selain itu, turut digelar bazar hasil kebun serta produk olahan makanan dari ibu-ibu PKK Kelurahan Kasongan Baru.
Acara ini turut dihadiri sejumlah pimpinan OPD, Camat Katingan Hilir, kepala desa se-Kecamatan Katingan Hilir, unsur TNI, tokoh masyarakat, dan warga sekitar yang antusias mengikuti kegiatan tersebut.
(anr/matakalteng.com)


















