PALANGKA RAYA – Menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah/2025 Masehi, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) melaksanakan kegiatan Pasar Murah dan Penyaluran Hewan Kurban ke 14 Kabupaten/Kota. Total bantuan hewan kurban yang disalurkan mencapai 600 ekor sapi.
Bantuan tersebut terdiri dari 2 ekor sapi Limosin berbobot 1 ton, 28 ekor sapi Limosin seberat 700 kg, serta 570 ekor sapi Bali atau Madura. Selain itu, Kalteng juga menerima bantuan hewan kurban dari Presiden Republik Indonesia sebanyak 15 ekor sapi, yang masing-masing disalurkan ke 1 provinsi dan 14 kabupaten/kota di wilayah Kalteng.
Penyerahan bantuan Presiden ini dilakukan secara daring melalui aplikasi Zoom dan dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Dalam kesempatan itu, Gubernur Kalteng Agustiar Sabran turut menyampaikan apresiasi atas perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap masyarakat Kalteng.
“Dalam kesempatan yang baik ini, juga akan kita serahkan simbolis bantuan 1 ekor sapi kurban dari Bapak Presiden Prabowo Subianto,” ujar Gubernur Agustiar dalam sambutannya saat peninjauan sarana prasarana di SMK Negeri 1 Pangkalan Bun, Kamis 5 Juni 2025.
Ia juga menambahkan, bahwa perhatian Presiden sangat berarti bagi masyarakat di daerah. “Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden. Semoga Beliau selalu diberi kesehatan dalam memimpin bangsa ini menuju Indonesia Emas,” tuturnya.
Sementara itu, Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Leonard S. Ampung memastikan bahwa seluruh bantuan hewan kurban dari Pemprov telah didistribusikan pada hari yang sama. Ia juga menyampaikan pesan Gubernur bahwa pada tahun mendatang, seluruh desa di Kalteng diharapkan dapat menerima hewan kurban.
Tak hanya hewan kurban, Pemprov Kalteng juga menyalurkan 5.300 Paket Sembako Murah dalam rangka meringankan beban masyarakat. Setiap paket terdiri dari 5 kg beras, 1 kg gula pasir, dan 2 liter minyak goreng. Harga asli per paket Rp 146.250 disubsidi oleh Pemprov sebesar Rp 131.250, sehingga masyarakat cukup membayar Rp 15.000 per paket.
Di SMK Negeri 1 Pangkalan Bun, sebanyak 300 paket disalurkan kepada orang tua siswa tidak mampu, terdiri dari 86 paket untuk Kelas X, 100 paket untuk Kelas XI, dan 95 paket untuk Kelas XII. Gubernur bahkan menggratiskan seluruh paket untuk siswa dan orang tua yang hadir.
“Karena hari ini saya senang melihat anak-anakku, sekalian jadi gratis,” ujar Gubernur disambut tepuk tangan meriah.
Distribusi sembako murah juga dilakukan di berbagai wilayah lain, yakni Kereng Pangi (Katingan), Kota Besi Hulu (Kotawaringin Timur), Hanau dan Simpang Bangkal (Seruyan), serta Riam Durian (Kotawaringin Barat), masing-masing sebanyak 1.000 paket.
Dengan kegiatan ini, Pemprov Kalteng menegaskan komitmennya untuk terus hadir membantu masyarakat, khususnya menjelang perayaan hari besar keagamaan.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post