PALANGKA RAYA – Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Habib Ismail Bin Yahya mengimbau masyarakat Kalteng untuk mulai membudayakan hidup bersih. Hal tersebut menurut wagub cukup efektif menghindari masyarakat terpapar Demam Berdarah Dengue (DBD) yang sedang marak di daerah ini.
“Kalau bisa gerakan masyarakat hidup sehat dimulai dari sekarang dan dimulai dari rumah tempat tinggal masing-masing, ya karena kita tahu sekarang banyak wabah pertama yang lagi viral sekarang Corona, tapi menurut saya tidak perlu dikuatirkan berlebihan, justru yang paling kita waspadai di daerah kita adalah DBD ini,” tegas Habib Ismail bin Yahya di ruang kerjanya, Rabu 11 Maret 2020.
Wagub menyebut, disaat musim hujan seperti ini, bahkan di peralihan musim hujan ke musim kemarau biasanya jentik-jentik atau nyamuk DBD di mulai menyebar, sehingga masyarakat diminta untuk waspada terhadap nyamuk penyebab DBD yang biasa di sebut nyamuk Aedes aegypti.
“Jika memang lingkungan rumahnya terdapat pada rawa-rawa, ya tolong bermohon kepada Dinas Kesehatan baik itu provinsi maupun Kota Palangka Raya untuk melakukan fogging sehingga menghindari benih DBB itu menyebar,” sarannya.
Wagub juga mengharapkan Dinas Kesehatan juga kota maupun provinsi Kalteng harus aktif untuk memberi sosialisasi kepada masyarakat tentang pencegahan. “Ingat mencegah lebih baik daripada mengobati,” ujarnya.
Sebelumnya, Direktur Utama RSUD Doris Sylvanus drg. Yayuk Indriaty mengatakan pada bulan Februari 2020 sebanyak dua orang pasien Doris Sylvanus di kota Palangka Raya meninggal dunia akibat DBD dan di akhir tahun 2019 satu orang.
“Saat ini kasus DBD mengalami kenaikan. Bahkan, pada November 2019 lalu satu pasien yang meninggal akibat DBD sedangkan dua kasus kematian juga terjadi di Februari 2020,” kata Direktur RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya Yayu Indriaty,” bebernya.
Menurut Yayuk, satu pasien yang meninggal akibat DBD pada November 2019 lalu berasal dari Kabupaten Pulang Pisau dan dua pasien yang meninggal pada Februari 2020 lalu dari Kota Palangka Raya.
(ys/matakalteng.com)






















Discussion about this post