KUALA KURUN – Salah satu program pemerintah pusat dalam menanggulangi dampak ekonomi akibat virus korona atau Covid-19 di masyarakat, yakni kartu prakerja. Di Kabupaten Gunung Mas (Gumas), sejak dibuka awal April 2020, tercatat ada 27 orang yang mendaftar secara online untuk mendapatkan kartu prakerja tersebut.
“Dari 27 orang yang mendaftarkan diri, ada enam orang yang pengajuannya diterima atau lolos untuk mendapatkan kartu prakerja, yakni Aldi, Despriadi, Yulprido, Thomas, Lisca Suryana, dan Elsa,” ucap Plt Kepala Dinas Transmigrasi, Tenaga Kerja, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Distranakerkop dan UKM) Kabupaten Gumas Sudin SE, Rabu 29 April 2020.
Dalam pendaftaran peserta kartu prakerja, kata dia, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, yaitu Warga Negara Indonesia (WNI), minimal berusia 18 tahun, tidak sedang menempuh pendidikan formal, pencari kerja murni atau korban pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat covid-19. Bagi pekerja yang ingin menambah keterampilan, juga dibolehkan mendaftar kartu prakerja.
“Proses pendaftaran dilakukan secara online dengan mengisi formulir data diri. Setelah data sudah terverifikasi, akan dilanjutkan dengan tes motivasi dan kemampuan dasar, yang bertujuan mengenali kompetensi serta potensi yang dimiliki,” ujarnya.
Dia menuturkan, yang sudah dinyatakan lolos akan menerima bantuan berupa uang sebesar Rp 3 juta selama empat bulan untuk setiap orang. Dana itu dapat digunakan untuk biaya pelatihan dan insentif, yang disalurkan melalui rekening bank milik mereka.
“Dana itu akan diterima secara bertahap. Untuk penggunaannya, bisa dipakai untuk membeli makan, transportasi, pulsa, atau menjadi tambahan biaya saat mencari pekerjaan. Sejauh ini, dalam proses pendaftaran terkendala jaringan telekomunikasi, khususnya bagi pendaftar dari desa,” tandasnya.
(sid/matakalteng.com)






















Discussion about this post