SAMPIT – Sejumlah incumbent dari daerah pemilihan (Dapil) II dalam pemilu DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terancam dengan kehadiran wajah wajah baru. Bahkan saat ini suara dari para caleg baru dan incumbent masih terus berkejaran dalam penghitungan rekapitulasi di tingkat kecamatan.
Salah seorang sosok yang dipastikan mendapatkan kursi di DPRD pada pemilihan 2024 ini adalah Paliansyah dari PDIP. Meski Paliansyah adalah wajah baru dalam Pemilu legislatif, namun ia sudah lama menjabat sebagai lurah di kelurahan Bambang Barat. Sehingga mudah baginya untuk menghimpun suara masyarakat setempat.
“Akan tetapi sangat kita sayangkan ternyata penghitungan suara di kelurahan Bambang Barat khususnya saat rekapitulasi di kecamatan sempat tertunda lantaran adanya beberapa kesalahan penghitungan suara sah dan tidak sah,” kata Pengamat Hukum di Kotim, Nurahman Ramadani, Kamis, 22 Februari 2024.
Perebutan kursi di Dapil II Kotim sangat sengit, dengan ketersediaan 8 kuris, para caleg harus memenangkan hati warga Kecamatan Baamang dan Seranau untuk mendapatkan kursi itu.
Masih dari partai PDIP, kursi berikutnya diperebutkan oleh incumbent, Rinie Anderson yang saat ini menduduki jabatan Ketua DPRD, namun suaranya masih kejar-kejaran dengan wajah baru yaitu Sugito dan mantan Anggota DPRD Kotim periode sebelumnya yaitu Yohanes Aridian Hernan.
Sementara Dari PAN, ada Incumbent Dadang H Syamsu yang masih bersaing suara dengan Yuli Setianinarum sosok baru di Pemilu ini. Begitu juga dari Partai Nasdem, perolehan suara inkambent Syahbana masih selisih tipis dengan wajah baru yaitu Rini Setiawati.
Kemudian dari Gerindra ada dua tokoh inkmaben yaitu Sanidin dan Rambat yang baru bergabung di partai ini setelah hengkang dari PKB, keduanya masih bersaing memperebutkan suara tertinggi.
Berbeda halnya dengan PKB, yang saat ini sudah nampak perolehan suara tertinggi sementara yaitu Marudin, yang saat ini dirinya merupakan PAW (Pengganti Antar Waktu) di DPRD Kotim dari Fraksi PKB.
Selanjutnya partai Golkar ada inkmaben Abdul Kadir yang berpotensi naik, seperti PKS yang juga berpotensi meraih satu kursi atas nama Ariyandi. Dan dari Demokrat ada sosok Febri Angraini JK yang berpotensi menggeser inkmaben Handoyo J Wibowo.
“Meski nama nama ini sudah mengerucut, namun karena penghitungan suara atau rekapitulasi ditingkat kecamatan masih berlangsung sehingga hasil final masih belum bisa kita pastikan,” pungkasnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post