SAMPIT – Pendistribusian logistik Pilkada di Kotawaringin Timur, tidak seluruhnya bisa ditempuh melalui jalur darat. Terdapat sejumlah kecamatan yang harus melalui jalur air, salah satunya adalah menuju kecamatan Seranau yang harus menyeberangi sungai mentaya.
“Distribusi logistik Pilkada ke kecamatan Seranau dilakukan dua hari menjelang pemungutan suara. Dari gudang KPU, logistik diangkut menggunakan truk menuju dermaga habaring hurung Sampit,” kata Camat Seranau, Dwi Kushendro, Senin 25 November 2024.
Selanjutnya logistik dimuat ke sebuah kelotok. Logistik yang didistribusikan berjumlah 38 kotak suara dan 76 bilik suara, untuk 19 tempat pemungutan suara di satu kelurahan dan lima desa.
“Distribusi logistik melalui jalur air terpaksa dilakukan, karena infrastruktur jalan darat yang kurang memadai. Kondisi jalan dan jembatan yang ada, tidak dapat dilalui dengan aman,”tegasnya
Pendistribusian melalui jalur air, merupakan jalur terdekat dan aman yang bisa dilalui. Pendistribusian ini mendapat pengawalan ketat aparat TNI dan Polri.
Diketahui, logistik Pilkada untuk kecamatan seranau dengan sekitar 8.000 daftar pemilih tetap, saat itu langsung disimpan di gudang sementara di kantor kelurahan Mentaya Seberang.
Ketua PPK Seranau Joko Suriadi menyampaikan, pada hari berikutnya, logistik didistribusikan ke desa-desa, termasuk empat desa yang juga harus melalui jalur sungai. Selanjutnya logistik disalurkan ke semua TPS di wilayah tersebut.
“Seluruh logistik pilkada ditargetkan tiba di TPS pada satu hari sebelum hari pemungutan suara pada 27 November 2024,”tutupnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post