PALANGKA RAYA – Pemilihan umum, khususnya pada Pilkada Kalteng 2024, merupakan ajang untuk menentukan pemimpin dan wakil rakyat yang terbaik untuk memimpin daerah selama lima tahun ke depan.
Sebagai sebuah ajang untuk memilih pemimpin, maka tentunya setiap calon gubernur dan wakil gubernur akan berusaha untuk memperkenalkan diri dan menyampaikan visi dan misi mereka kepada masyarakat.
Salah satu cara yang dilakukan untuk menyampaikan visi dan misi adalah dengan mengikuti debat publik kandidat, yang diadakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Tengah (Kalteng).
Menurut Anggota KPU Kalteng Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Harmain Ibrohim, di masa kampanye dari tanggal 25 September sampai 23 November 2024, KPU Kalteng telah memfasilitasi sebanyak tiga kali debat publik kandidat pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur setempat.
“Debat pertama akan diadakan oleh TVRI Kalteng pada awal Oktober, debat kedua akan diadakan oleh Metro TV pada tanggal 6 November, dan debat ketiga akan diadakan oleh TVRI Kalteng pada tanggal 20 November,” jelas Harmain, Kamis, 26 September 2024.
Debat publik kandidat ini merupakan ajang untuk beradu gagasan dan visi-misi yang sudah disiapkan oleh pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalteng. Sebanyak empat paslon ikut dalam kontestasi Pilkada Kalteng 2024, yaitu Paslon nomor 1 Willy M Yoseph dan Habib Ismail, Paslon Nomor 2 Nadalsyah Koyem dan Supian Hadi, Paslon nomor 3 Agustiar Sabran dan Edy Pratowo, dan Paslon nomor 4 Abdul Razak dan Sri Suwanto.
“Dalam debat publik kandidat, masyarakat dapat menilai siapa yang paling layak untuk memimpin daerah selama lima tahun ke depan. Oleh karena itu, semua paslon harus bersiap-siap dengan matang dan berusaha untuk menyampaikan visi dan misi mereka dengan baik kepada masyarakat,” pungkasnya.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post