SAMPIT – Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyampaikan harapan besar kepada pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati, Rudini dan Paisal, dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun ini.
Pelaku UMKM menginginkan adanya kebijakan yang berpihak pada pengembangan sektor usaha kecil, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi dan meningkatkan kontribusi mereka terhadap perekonomian daerah.
Aldi, salah satu pelaku UMKM di Sampit, menyatakan bahwa dukungan dari pemerintah daerah sangat krusial untuk memastikan UMKM dapat tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan. Ia berharap pasangan Rudini dan Paisal dapat menghadirkan program-program yang konkret dan nyata untuk memajukan UMKM di Kotim.
“Harapan kami kepada paslon Rudini dan Paisal, terutama jika terpilih, adalah kebijakan yang pro-UMKM. Kami memerlukan regulasi yang mendukung, seperti perizinan yang lebih sederhana, pengurangan beban pajak, dan kemudahan dalam mengakses modal,” ujar Aldi.
Salah satu tuntutan utama pelaku UMKM adalah adanya kebijakan yang mendukung pertumbuhan usaha kecil melalui penyederhanaan perizinan. Mereka berharap birokrasi yang rumit dalam perizinan usaha dapat dipangkas sehingga proses legalisasi usaha menjadi lebih mudah dan cepat. Selain itu, pengurangan beban pajak diharapkan dapat memberikan ruang lebih bagi UMKM untuk berkembang, terutama di masa pemulihan ekonomi pasca-pandemi.
Selain masalah perizinan, Aldi juga menekankan pentingnya kemudahan akses modal usaha. Ia berharap, di bawah kepemimpinan Rudini dan Paisal, pelaku UMKM dapat lebih mudah mengakses kredit atau pembiayaan dengan bunga rendah.
Pria yang akrab di sapa Codet ini menuturkan, banyak pelaku usaha kecil kesulitan mendapatkan modal usaha karena persyaratan yang ketat dari perbankan, sehingga perlu adanya fasilitasi dari pemerintah daerah untuk membuka akses yang lebih luas.
“Pemimpin daerah diharapkan mampu memfasilitasi akses yang lebih mudah terhadap kredit atau pembiayaan dengan bunga rendah. Ini sangat membantu kami dalam mengembangkan usaha,” tambah Aldi.
Selain kebijakan ekonomi, para pelaku UMKM juga berharap adanya program pelatihan dan pemberdayaan yang berkelanjutan. Menurut Aldi, peningkatan keterampilan dan pemahaman akan teknologi digital sangat diperlukan di era ini.
Banyak UMKM di Kotim yang belum sepenuhnya memahami peran penting teknologi digital dalam mengembangkan usaha mereka. Oleh karena itu, ia berharap Rudini dan Paisal dapat menghadirkan program pelatihan yang fokus pada digitalisasi usaha dan manajemen bisnis modern.
“Kami butuh pelatihan yang tidak hanya mengajarkan keterampilan dasar, tetapi juga bagaimana memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pasar. Di era sekarang, teknologi bisa mempercepat perkembangan usaha, dan kami berharap paslon Rudini dan Paisal memperhatikan hal ini,” jelas Aldi.
Harapan lain dari pelaku UMKM adalah terjalinnya komunikasi yang baik antara pemerintah dan para pengusaha kecil. Aldi menekankan pentingnya pemimpin daerah yang terbuka terhadap aspirasi pelaku usaha dan selalu berkomunikasi secara berkesinambungan untuk mendengarkan keluhan, saran, serta masukan dari para pelaku UMKM.
“Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang bisa mendengar aspirasi rakyatnya. Kami ingin Rudini dan Paisal nantinya bisa membangun komunikasi yang terbuka dengan UMKM, sehingga kami bisa terus berkontribusi dan berkembang,” ungkapnya.
Selain itu, pelaku UMKM di Kotim juga menginginkan dukungan dalam hal pemasaran. Aldi menyebutkan bahwa promosi produk-produk lokal UMKM masih terbatas, baik di tingkat daerah maupun nasional. Ia berharap paslon Rudini dan Paisal dapat membantu membuka akses pasar yang lebih luas melalui event lokal, nasional, maupun platform digital. Dengan dukungan promosi yang tepat, diharapkan produk-produk UMKM Kotim dapat dikenal lebih luas dan meningkatkan daya saing di pasar.
“Kami berharap ada promosi yang didukung oleh pemerintah daerah. Event-event lokal dan nasional bisa menjadi sarana untuk memperkenalkan produk UMKM kami. Selain itu, akses ke pasar yang lebih luas juga sangat kami butuhkan untuk bisa berkembang lebih cepat,” kata Aldi.
Dengan adanya dukungan yang nyata dari pemerintah daerah, Aldi dan para pelaku UMKM lainnya yakin bahwa mereka dapat berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah. Ia berharap paslon Rudini dan Paisal dapat mewujudkan visi UMKM yang maju dan berkelanjutan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kotim.
“Jika dukungan itu terealisasi nantinya, kami optimis UMKM di Kotim akan maju. Harapan kami, dengan kepemimpinan Rudini dan Paisal, sektor UMKM bisa terus berkembang dan membawa kesejahteraan bagi daerah ini. UMKM Maju, Kotim Sejahtera,” tutupnya.
(gus/matakalteng)






















Discussion about this post