SAMPIT – Satu hari menjelang pendaftaran kandidat pemilihan kepala daerah kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) di Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, masih ada beberapa partai politik di Kotim yang belum mengumumkan dukungan atau arah politiknya.
“Sampai pada masa pendaftaran di KPU itu baru final, kalau saat ini Pasangan calon atau yang diusung oleh partai masih bisa berubah atau ada kemungkinan terjadinya perubahan keputusan,”kata Sekretaris DPC Demokrat Kotim, SP Lumban Gaol, Senin, 26 Agustus 2024.
Saat ini, peta politik menjelang Pilkada Kotim masih sulit ditebak masyarakat, pasalnya bongkar pasang bakal calon masih memungkinkan, meski sudah ada rekomendasi partai politik.
Apalagi dua partai besar belum mengumumkan secara resmi jagoannya. Sejauh ini baru lima partai pemilik kursi di DPRD Kotim yang telah mengumumkan dukungannya yang tersebar di dua bakal pasangan calon, yakni Halikinnor-Suprianti Rambat (Nasdem, PKB, Demokrat) dan Sanidin-Siyono (Golkar-PKS).
Empat partai lainnya belum mengumumkan bakal calon yang akan diusung, yakni PDIP, Gerindra, PAN, dan Perindo. Pengumuman PDIP dan Gerindra paling ditunggu, mengingat dua partai itu merupakan pemenang pertama dan kedua Pemilu Legislatif di Kotim pada 14 Februari lalu.
Diketahui, bakal calon tersisa yang sebelumnya disebut-sebut calon kuat untuk maju, yakni Irawati, Muhammad Rudini, dan Jhon Krisli. Irawati yang jauh sebelumnya disebut akan kembali berpasangan dengan Halikinnor, justru tertinggal setelah tiga partai mendukung Halikinnor Suprianti.
Kemudian, Muhammad Rudini yang di awal disebutsebut akan berpasangan dengan Jhon Krisli, namanya kian tenggelam dari bursa. Namun, kans Ketua DPC PAN Kotim tersebut dinilai masih besar.
Demikian pula dengan Jhon Krisli, yang awalnya berupaya membangun koalisi dengan Siyono, harus gigit jari, karena Golkar merekomendasikan Sanidin-Siyono. Nasibnya kian parah setelah partainya sendiri, Demokrat, justru mendukung Halikinnor-Suprianti.
Meski demikian, Pasangan Halikinnor-Suprianti Rambat masih berpotensi pecah kongsi. Pasalnya, menurut informasi Halikinnor bersedia berpasangan dengan Suprianti agar mendapat dukungan dari Gerindra, mengingat Suprianti merupakan pengurus Gerindra Kalteng.
Apabila Gerindra memberikan dukungan terhadap Halikinnor-Suprianti, petahana Bupati Kotim itu tetap mulus melenggang, meski PDIP, partai yang dipimpinnya di Kotim memberikan dukungan untuk calon lain. Namun Kader Gerindra Kotim Sanidin juga berpeluang besar me dapatkan rekom dari Gerindra. Apalagi ia sudah mendapatkan dukungan dari dua partai lainnya bersama Siyono.
Sekretaris DPC PDIP Kotim Alexius Esliter mengatakan, PDIP akan segera mengumumkan bakal calon yang diusung. Meski tanpa koalisi, partainya bisa mengusung paslon sendirian.
”Yang pasti, injury time akan disampaikan siapa yang akan diusung PDIP dan ini akan jadi kejutan politik yang ditunggu-tunggu,” kata Alexius.
Alexius menegaskan, PDIP Kotim akan mengusung kader terbaiknya, seperti Halikinnor atau Irawati yang saat ini sudah terdaftar sebagai bakal calon di PDIP.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post