SAMPIT – Sempat mencuat nama Parimus yang merupakan kader baru di PDI Perjuangan Kabupaten Kotawaringin Timur akan dipasangkan dengan Halikinnor dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), mengundang banyak dukungan.
Apalagi Parimus sendiri meski kader baru di PDI Perjuangan, sebelumnya ia sudah menjadi tokoh dalam dunia politik di Kotim karena bahkan menduduki jabatan sebagai Ketua DPC Demokrat Kotim. Begitu pula dengan Halikinnor yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kotim sekaligus Bupati Kotim periode 2020-2024.
“Saya yakin PDI Perjuangan sudah menyiapkan dan memiliki nama-nama yang sudah disuervei untuk dipasanbkan dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kotim 2024. Karena masih banyak kader potensial lainnya,”ujar Parimus, Jumat 12 Juli 2024.
Menururnya, tinggal menunggu waktu saja sampai PDI Perjuangan mengeluarkan nama-nama tersebut. Sementara dirinya tidak ingin banyak berkomentar, karena sekarang ini tengah mempersiapkan diri untuk menjadi wakil rakyat di Kotim setelah terpilih sebagai Anggota DPRD dalam pemilihan legislatif 2024 pada bulan Februari lalu.
“Sejauh ini saya fokus untuk menyiapkan diri menjadi wakil rakyat yang nantinya akan mengemban amanat dan mandat dari para pemilih saya dan itu harus saya pegang,”tegasnya.
Sementara itu kader lain yang juga mencuat namanya untuk dipasangkan dengan Halikinmor yaitu Alexius Esliter yang dalam Pileg lalu berhasil terpilih sebagai Anggota DPRD Kalimantan Tengah.
“Semuanya tergantung partai. Sebagai kader dan pengurus partai, kami wajib patuh kepada perintah partai untuk melaksanakan dan memenangkan siapapun yang diusung PDI Perjuangan nantinya,” kata Alex.
Alex menyakini kultur politik di Kotim ini akan sulit terpisahkan dari kader militan PDI Perjuangan. Itu dibuktikan saat beberapa kali pasangan calon yang diusung PDIP selalu menjadi pemenang kontestasi pemilihan bupati dan wakil bupati.
”Yang pasti nantinya akan ada kejutan politik yang diluar prediksi publik untuk kontestan maju di pilkada ini,” ungkapnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post