SAMPIT – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Juliansyah menyebutkan, polemik pemilihan presiden dan wakil presiden sudah usai. Hal ini seiring dengan ditolaknya semua gugatan pasangan calon itu di Mahkamah Konstitusi (MK).
“Seiring dengan ditolaknya gugatan di MK maka tidak ada lagi yang perlu di perdebatkan karena segala tudingan kecurangan dan lain sebagainya sudah di uji oleh peradilan di MK, sekarang saatnya kita kembali ke masyarakat dan tidak terpecah karena perbedaan pilihan di pilpres kemarin,” katanya, Selasa, 23 April 2024.
Dia mengajak semua elit parpol di Kotim juga untuk mendukung transisi pemerintahan ini selanjutnya dnegan begitu akan membawa kebaikan bersama untuk pembangunan.
“Dengan sudah ada putusan MK maka berakhir sudah polemik-polemik dan tudingan segala macam soal pilpres nanti selanjutnya lima tahun lagi dipikirkan dan diperdebatkan dengan jagoan nantinya,” kata Juliansyah, yang juga tim pemenangan Prabowo-Gibran di Kotim itu.
Juliansyah menyebutkan saat pembacaan putusan di MK khusunya di Kotim dirinya mengapresiasi tidak ada pergerakan masa yang membuat eskalasi politik lokal meningkat.
“Kalau di Kotim masih aman karena memang faktualnya suara pilpres di Kotim memang dimenangkan paslon Prabowo-Gibran secara signifikan,” pungkasnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post