SAMPIT – Peristiwa kebakaran yang terjadi di Jalan Muchran Ali atau tepatnya perempatan Jalan Batu Mandi, Kecamatan Baamang, Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang menyebabkan dua rumah dilalap si jago merah, diduga karena korsleting listrik.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.50 WIB, dimana dua rumah yang terbakar diduga milik Andi dan Yamini. Saat insiden itu, istri Yamini sedang ada di rumah diduga tertidur, namun saat api tersebut melahap rumahnya, ia kemudian terbangun.
“Ada orangnya tapi mungkin tertidur. Saya dengan sidin berteriak pas api itu muncul,” kata salah satu warga setempat, Jumat 29 September 2023. Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan ini di lapangan, api tersebut diduga berasal konsleting listrik dari bangunan milik Yamini hingga menjalar ke bangunan di sekitarnya yaitu rumah Andi, yang dimana rumahnya tersebut dalam keadaan kosong.
Kobaran api yang melahap bangunan tersebut terlihat sangat mengepul ke udara, sehingga membuat masyarakat berbondong-bondong untuk melihat lokasi terjadi kebakaran tesebut.
Tiga unit mobil pemadam dan 3 unit armada swadaya masyarakat dikerahkan untuk menjinakan api yang membakar bangunan yang berkonstruksi dari kayu tersebut. Selain itu petugas TNI Polri dan PMI Kotim, Satpolpp juga membantu dalam upaya pemadaman api itu.
Api berhasil dijinakkan sekitar 10 menit petugas sampai dilokasi, namun yang memakan waktu lama adalah proses pendinginan bangunan yang terbakar. Kondisi rumah pada insiden tersebut rata dengan tanah.
(gus/matakalteng.com)





















Discussion about this post