SAMPIT – Kebakaran menghanguskan satu buah rumah di Jalan HM Arsyad, tepatnya di Jalan Jeruk IV, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rabu 24 Februari, siang.
Saat kejadian, diduga rumah beratapkan seng itu dalam keadaan kosong. Saat ini pihak pihak Kepolisian tengah menyelidiki kasus kebakaran tersebut. Salah satu warga sekitar, Damri mengatakan bahwa rumah tersebut dihuni oleh satu kepala keluarga bernama Winarto (40) berprofesi sebagai pedagang pentol, yang saat kejadian tidak berada di rumah.
“Saat kejadian yang bersangkutan tidak berada di rumah. Sepertinya bekerja, ia tinggal bersama dua anak dan istrinya,” ujar Damri, Rabu 24 Februari 2021. Warga lannya juga menyebutkan, kejadian diperkirakan pukul 11.15 WIB siang. Posisi rumah tepat bersebelahan dengan sebuah bangunan yang sedang dikerjakan oleh buruh.
“Kita awalnya tidak tahu ada kebakaran, saat tahu itu buruh bangunan berteriak api. Kita langsung keluar dan membantu memadamkan api, namun api sangat besar sehingga dengan cepat melahap seluruh bagian rumah,” katanya.
Dari data yang diimpun media ini, petugas pemadam kebakaran mengerahkan 1 unit armada untuk menjinakkan api dan 1 unitnya lainnya mengalmi amblas dan terhimpit salah satu warung yang berada di area gang jeruk 4 tersebut.
“Iya mas saya sudah mengarahkan mobil dengan baik tapi di depan saya ada 2 unit sepeda motor sudah masuk depan kepala mobil tapi ban belakang kendaraan ini amblas di depan gang,” salah satu petugas Pemadam, Carles. Tidak ada korban jiwa atas kejadian kebakaran tersebut, namun kerugian materil diperkirakan puluhan juta rupiah.
(adi/matakalteg.co.id)



















Discussion about this post