SAMPIT – Nahas menimpa Aipda Yano, anggota Polsek Pulau Hanaut, Polres Kotawaringin Timur, dimana perahu penyeberangan yang ditumpanginya mengalami kecelakaan air (Laka Air) di Sungai Mentaya, Minggu 15 Februari 2021 malam.
Dari data yang diimpun media ini, kejadian bermula ketika korban Aipda Yano bersama 6 warga masyarakat Desa Jaya Karet berangkat dari Pulau Hanaut menyebrang menggunakan transportasi air (kelotok kecil) dari Desa Bantian menuju Desa Parebok, Kecamatan Teluk Sampit, Kotim.
Sesaat akan menyebrang, datang Kapal Pandu dari arah Sampit menuju kearah Ujung Pandaran sehingga menimbulkan gelombang yang cukup besar dan menyebabkan klotok kecil yang ditumpangi Aipda Yano terbalik dan tenggelam di tengah sungai Mentaya tidak jauh dari Desa Parebok.
“Aipda Yano yang sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri beserta 6 warga ini ditolong oleh Kapal Pandu sebelumnya dan saat dinaikan kedalam Kapal Pandu tersebut Aipda Yano sudah tidak bernafas dan meninggal dunia,” ujar Kapolres Kotim, AKBP Abdoel Harris Jakin. Senin 15 Februari 2021.
Pasca kejadian tersebut, Aipda Yano beserta 6 warga yang menumpang klotok kecil tersebut langsung berenang menyelamatkan diri. Selang 5 menit kemudian Aipda Yano merasa sudah tidak dapat berenang lagi karena lemas dan sempat tenggelam namun sempat ditolong oleh warga yang saat itu juga sama-sama berenang
”Saat ini jenazah almarhum Aipda Yano berada di Puskesmas Samuda dan rencana pemakaman masih menunggu hasil koordinasi dengan pihak keluarga. Menurut informasi, perkara laka air tersebut saat ini tengah ditangani oleh Direktorat Polairud Polda Kalteng,” pungkas Kapolres.
(adi/matakalteng.com)





















Discussion about this post