SAMPIT – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memastikan pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) untuk jenjang SD berjalan lancar. Kepala Disdik Kotim, Muhammad Irfansyah, mengatakan pihaknya sudah menyiapkan fasilitas dan dukungan penuh agar seluruh sekolah dapat mengikuti asesmen sesuai jadwal.
“ANBK tahun ini untuk jenjang SD dibagi menjadi empat gelombang, mulai tanggal 22 September hingga 2 Oktober 2025. Kami sudah memetakan kesiapan sekolah, baik dari sisi perangkat komputer, jaringan internet, hingga teknis pelaksanaan di lapangan,” ujar Irfansyah, Senin 22 September 2025.
Ia menjelaskan, gelombang pertama berlangsung pada 22-23 September, gelombang kedua 24-25 September, gelombang ketiga 29-30 September, dan gelombang keempat pada 1-2 Oktober 2025. Semua sekolah, lanjutnya, sudah dijadwalkan sesuai kemampuan sarana yang tersedia, sehingga tidak ada yang tertinggal.
“Jika ada sekolah yang masih terbatas perangkatnya, maka kami fasilitasi untuk menumpang di sekolah terdekat yang lebih siap. Prinsipnya, semua siswa harus tetap mendapatkan haknya mengikuti ANBK dengan baik,” tegasnya.
Menurut Irfansyah, ANBK bukan hanya sekadar ujian, melainkan sarana untuk memotret kualitas pendidikan di Kotim. Data yang dihasilkan dari asesmen ini akan menjadi bahan evaluasi dan dasar perencanaan peningkatan mutu pendidikan ke depan.
“ANBK ini bukan menilai siswa secara individu, melainkan memberikan gambaran tentang kemampuan literasi, numerasi, dan karakter siswa di daerah kita. Hasilnya akan menjadi bahan evaluasi untuk peningkatan kualitas pembelajaran dan pembinaan guru,” jelasnya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya dukungan semua pihak, mulai dari orang tua hingga sekolah, agar pelaksanaan ANBK berjalan sesuai target. Disdik juga membuka layanan helpdesk ANBK SD Kotim, baik melalui nomor kontak maupun tautan khusus untuk memudahkan koordinasi dan penanganan kendala teknis di lapangan.
“Kami sudah menyiapkan helpdesk ANBK untuk membantu para proktor, teknisi, maupun sekolah yang mengalami kendala. Jadi, kami pastikan komunikasi berjalan lancar dan cepat direspons,” ucapnya.
Irfan menambahkan, dalam rangka mendukung kelancaran ANBK, pihaknya juga sudah melakukan sosialisasi dan pendampingan sejak jauh hari, termasuk melalui program Sulingjar yang dilaksanakan pada 15 September sampai 10 Oktober 2025.
“Melalui Sulingjar, kami memberikan bimbingan teknis, pemantapan, dan simulasi agar semua pihak benar-benar siap. Dengan begitu, anak-anak bisa lebih tenang saat mengerjakan soal dan guru pun tidak canggung mendampingi,” pungkasnya.
Dengan berbagai langkah tersebut, Disdik Kotim optimis pelaksanaan ANBK SD tahun 2025 dapat berjalan tertib, lancar, dan menghasilkan data pendidikan yang akurat untuk pembangunan sektor pendidikan di daerah.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post