SAMPIT – Kepala Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur (Kotim), M Irfansyah, mengingatkan para pelajar agar tidak menjadikan kemenangan sebagai satu-satunya tujuan dalam kompetisi. Hal itu disampaikannya dalam penutupan turnamen minisokers SMPN 9 Sampit, 22 April 2025.
Menurutnya, menang atau kalah adalah hal yang biasa dalam setiap pertandingan, namun sportivitas dan sikap yang baik harus tetap dijunjung tinggi.
“Bagi yang menang, jangan cepat puas. Terus tingkatkan kemampuan dan pertahankan prestasi agar bisa berkembang ke jenjang berikutnya, baik di tingkat SMP, SMA, perguruan tinggi, hingga level profesional,” ujarnya, Selasa 22 April 2025.
Kepada peserta yang belum berhasil menang, Irfansyah memberi semangat agar tidak berkecil hati.
“Jangan putus asa. Kegagalan hari ini bisa menjadi awal dari kesuksesan esok, asalkan terus berlatih dan memperbaiki diri,” sambungnya.
Ia juga menegaskan bahwa semangat bertanding seharusnya tidak hanya dilihat dari hasil akhir, tetapi juga dari proses dan sikap peserta selama mengikuti kompetisi.
“Yang tidak kalah penting adalah saling menghargai, baik antar peserta, pelatih maupun penyelenggara. Tunjukkan bahwa kalian tidak hanya hebat dalam kemampuan, tetapi juga dalam sikap dan karakter,” pesan Irfan.
Lebih lanjut, Irfansyah menekankan bahwa kompetisi di lingkungan pendidikan harus menjadi sarana pembentukan karakter generasi muda. Nilai-nilai seperti kerja sama, disiplin, tanggung jawab, dan kejujuran, kata dia, perlu terus ditanamkan sejak dini agar para pelajar siap bersaing secara sehat di masa depan.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post