SAMPIT – Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur melalui Kabid Pembinaan SD yakni Mahbub berharap, kepala sekolah khususnya di Kotim sigap menyiapkan pelatih bagi peserta didik yang memiliki bakat.
“Terutama bagi mereka yang berbakat di bidang O2SN, kita harapkan disiapkan guru pendampingnya agar bakat itu bisa dilatih dan dikembangkan sehingga bisa menorehkan prestasi pada ajang selanjutnya,”kata Mahbub, Rabu 28 Agustus 2024.
Ia juga mencontohkan, kekompakkan Korwil Kecamatan Baamang dan KKS setempat yang selalu kompak serta solid dalam pengembangan minat dan bakat peserta didik.
“Terutama ketika ada anak yang berprestasi, di bulan Agustus ini saja ada dua anak dari Kecamatan Baamang yang berprestasi hingga tingkat nasional. Satu di jenjang SD satu lagi di jenjang SMP. Kita bangga Korwil dan KKS nya kompak membuat acara apresiasi untuk prestasi itu,”ujarnya.
Menurutnya, Kepala Dinas Pendidikan juga sangat mengapresiasi kekompakan Korwil serta KKS di kecamatan Baamang. Yang mana pada tahun lalu lanjutnya, saat evaluasi ia hanya berani mengatakan bisa masuk 8 besar.
Ternyata pada 2024 ini semua diluar prediksi yaitu bisa sampai ke tiga besar. Sehingga sekolah diharapkan dapat mensupport prestasi pelajar. Apalagi jika anak-anak memiliki prestasi tentu ia bisa memilih ingin sekolah di mana melalui jalur prestasinya dan tentu akan langsung diterima.
“Saya bangga Korwil serta KKS Kecamatan Baamang bisa dengan cepat mensupport prestasi pelajar khususnya di Kecamatan Baamang karena ini akan menjadi motivasi bagi yang lainnya agar lebih meningkatkan prestasinya,”tegas Mahbub.
Tambahnya, memberikan apresiasi ini merupakan sebuah spirit sehingga bisa menularkan inspirasi dan prestasi kepada seluruh siswa khususnya di Kecamatan Bambang dan seluruh kabupaten Kotim. Terutama prestasi ini sebuah kebanggaan, karena 10 tahun lebih sudah dalam kegiatan O2SN Kotim selalu yang berkontribusi menjadi juara nasional.
“Pada tahun 2017 waktu itu saya sempat mengantarkan siswa kita cabang tenis meja, dan ketiga kalinya dia menjadi juara 1 hingga ke tingkat nasional. Yaitu atlet tenis meja putri dan hari ini Alhamdulillah kita mendapatkan juara lagi di tingkat nasional. Di tingkat provinsi saja sudah sangat sulit namun Alhamdulillah siswa kita bisa menunjukkan kemampuannya untuk membawa nama baik daerah kita,”bebernya.
Menurutnya, pada saat bertanding di tingkat nasional dia harus melawan perwakilan 38 provinsi yang mana di daerah Jawa saja dalam satu provinsi ada yang sampai lebih dari 20 kabupaten sedangkan Kotim hanya belasan Kecamatan saja.
“Tentu seleksi mereka lebih ketat namun peserta didik kita bisa mengalahkan itu. Prestasi ini tidak hanya dari usaha Satrio dari SDN 4 Baamang Hilir saja namun dari doa orang tua, sekolah, hingga daerah dan juga masyarakat Kotim,”ucapnya.
Lanjutnya, meski sejak dulu masalah yang kerap kali dihadapi ketika di tingkat nasional adalah kurangnya suporter, akan tetapi hal itu tidak menyurutkan semangat para atlet O2SN asal Kotim.
“Bahkan kemarin kita mendapatkan momen di mana ada salah satu provinsi ikut menyemangati dengan menggunakan botol plastik agar lebih meriah,”kata Mahbub.
(dia/matakalteng)



















Discussion about this post