SAMPIT – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Muhammad Irfansyah menyampaikan, dengan adanya pertandingan exhibition antara asing all star vs Sampit selection di Stadion 29 November Sampit turut memberikan edukasi pendidikan kepada pelajar.
“Kebetulan yang jadi anak gawang itu anak didik kita dari sekolah-sekolah dasar yang ada di Kotim ikut berpartisipasi, termasuk yang membawa bendera fair play juga anak didik kita SD yang ada di Kotim,”ujarnya, Senin 5 Agustus 2024.
Jadi dampaknya kata Irfan, memang mengedukasi bahwa kehidupan itu bukan hanya matematik atau IPA saja tapi dengan olahraga juga bisa menjadi prestasi dan pegangan hidup. Itu edukasi yang pihaknya tanamkan pada pelajar.
“Olahraga menjadi salah satu aspek yang dapat mempersatukan banyak elemen masyarakat. Tidak hanya sebagai hiburan, olahraga juga menjadi ajang prestasi dan karir khususnya bagi anak muda,”tegasnya.
Dijelaskan Irfan, olahraga memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan dan kebugaran, hal ini tidak diragukan lagi. Bahkan, olahraga juga bisa membuat anak lebih cerdas dan berprestasi di sekola berdasarkan pernyataan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Yang mana aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin memang tak hanya meningkatkan kesehatan anak secara fisik, tapi juga kemampuan akademiknya. Misalnya berolahraga atau melakukan kegiatan aktif lainnya di sekolah.
“Jadi dapat disimpulkan bahwa olahraga bisa membuat anak menjadi lebih cerdas. Bahkan fakta tersebut ditemukan oleh WHO Eropa sebagai bagian upaya untuk memastikan anak-anak muda melakukan aktivitas fisik ringan hingga sedang setidaknya 6 menit setiap hari,”bebernya.
Menurut WHO, kegiatan fisik terbukti dapat meningkatkan kemampuan kognitif, motorik, dan sosial, sekaligus kesehatan metabolisme dan muskuloskeletal anak. Mereka yang memperoleh kemampuan tersebut setelah berolahraga, bisa menjadi lebih pintar dan membuat kemampuan akademik ia ikut meningkat.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post