SAMPIT – Seperti janji pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melalui Dinas Pendidikan (Disdik), bahwa SDN 4 Ketapang Sampit yang sempat mengalami kebakaran pada tahun 2021 lalu akan dibangun kembali dengan fondasi beton dan bertingkat.
Namun hingga tahun 2024 ini bangunan tersebut belum juga berdiri, melainkan masih sampai dibatas pembangunan fondasi dan beberapa tiang penyangga.
“Kami sangat berterima kasih atas rencana kelanjutan pembangunan ruang kelas pascakebakaran. Dan kami berharap bangunan itu bisa segera direalisasikan serta bertingkat agar mampu mengakomodasi jumlah peserta didik yang ada saat ini,” kata Asykuriah, guru di SDN 4 Ketapang Sampit, Rabu, 21 Februari 2024.
Menurutnya, dengan jumlah ruang belajar yang kurang dan peserta didik yang banyak, pembangunan ruang kelas bertingkat sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan pembelajaran.
Bukan tanpa sebab pihak sekolah mengharapkan pembangunan ruang kelas baru berlantai dua, karena jumlah kelas yang tersisa saat ini hanya 6 kelas. Sememtara rombongan belajar ada 12. Ditambah lagi tanah yang dimiliki sekolah terbatas.
“Jadi tidak memungkinkan untuk dibangun banyak kelas kalau bukan lantai dua,” ucapnya.
Pihak sekolah dan orang tua siswa berharap pembangunan ruang kelas dapat segera dilaksanakan. Sehingga pihaknya tidak perlu lagi melaksanakan pembelajaran dengan cara bergantian.
Untuk informasi, peristiwa kebakaran yang melanda ruang kelas SDN 4 Ketapang Sampit ini terjadi pada 20 Juli tahun 2021 lalu. Kebakaran meludeskan empat bangunan kelas. Semenjak itu pihak sekolah kelurangan ruangan sehingga peserta didik terpaksa sekolah bergantian.
Dan saat ini rencana pembangunan sudah tampak dengan sudah terbangunnya pondasi kokoh serta konstruksinya sesuai dengan spesifikasi bangunan dua lantai.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post