SAMPIT – Hasil evaluasi Program Penilaian Pelajar Internasional atau
Programme for International Student Assessment (PISA) pada 2022 menunjukkan ketangguhan Indonesia menghadapi pandemi
Covid-19.
“Hal itu karena mampu menekan laju penurunan skor tes kompetensi membaca, matematika, dan sains dibandingkan skor rata-rata internasional dari banyak negara yang mengalami kemunduran belajar,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur, M Irfansyah, Kamis 1 Februari 2024.
Bahkan, peringkat Indonesia pada PISA 2022 meningkat 5 hingga 6 posisi dibandingkan pada 2018. Apa makna hasil evaluasi PISA tersebut bagi kelanjutan transformasi pendidikan Indonesia melalui gerakan Merdeka Belajar?
“Untuk itu Kemendikbud Ristek melaksanakan seminar Silaturahmi Merdeka Belajar edisi spesial Hasil PISA dan Transformasi Pendidikan di Indonesia bersama Mendikbudristek, Dirjen PAUD, Dikdas, dan Dikmen, Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan dan Direktur OECD Andreas Schleicher, pada Kamis, 1 Februari 2024, pukul 15.30-17.00 WIB di kanal YouTube Kemendikbud RI,” bebernya.
Dalam seminar ini nantinya akan diketahui bagaimana kemajuan pendidikan di Indonesia sehingga kekuatan pendidikan kita semakin meningkat terutama untuk pencapaian mutu pendidikan dan tujuan pendidikan secara nasional.
“Maka dari itu kita menghimbau agar semua yang berperan dalam dunia pendidikan termasuk dikotil untuk turut menyaksikan seminar ini agar menambah pengetahuan kita sebagai Pendidik,” pungkasnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post