SAMPIT – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengingatkan, agar transisi PAUD ke SD yang menyenangkan harus didukung semua pihak, termasuk masyarakat dan orang tua.
Gerakan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan adalah gerakan bersama yang mendasari transisi peserta didik PAUD ke SD/MI/sederajat dengan cara yang menyenangkan dan dimulai sejak tahun ajaran baru. Kemampuan fondasi adalah hak setiap anak yang dibangun secara holistik.
“Sehingga, transisi PAUD-SD merupakan upaya untuk memastikan setiap anak mendapatkan haknya terlepas dari manapun titik berangkat anak. Tidak dapat dipungkiri saat ini masih ditemukan banyak anak yang langsung masuk kelas 1 SD dan membuat mereka tidak mendapatkan fase fondasi yang menjadi hak-nya,”kata Plt Kepala Disdik Kotim, M Irfansyah, Rabu 6 Desember 2023.
Menurutnya, semua perlu mengakhiri miskonsepsi tentang pembelajaran mulai dari sekarang. Merdeka Belajar Episode ke-24 merupakan kebijakan yang mendasari transisi PAUD ke SD yang menyenangkan, dimulai sejak tahun ajaran baru.
“Proses belajar-mengajar di PAUD dan pendidikan dasar kelas awal harus selaras dan berkesinambungan. Kemampuan dasar literasi dan numerasi dibangun mulai dari PAUD, namun secara bertahap dan dengan cara yang menyenangkan,”jelasnya.
Setiap anak memiliki hak untuk dibina agar mendapatkan kemampuan fondasi yang holistik, bukan hanya kognitif melainkan juga kematangan emosi, kemandirian, kemampuan berinteraksi, dan lainnya.
“Kata Siap sekolah bukanlah upaya pelabelan antara anak yang sudah siap atau belum siap, melainkan sebuah proses yang perlu dihargai oleh satuan pendidikan dan orang tua yang bijak,”pungkasnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post