SAMPIT – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengingatkan, perlombaan yang digelar dalam peringatan hari guru nasional merupakan ajang silaturrahmi bagi para guru yang terlibat.
“Sehingga sudah seharunya dalam melaksanakan atau mengikuti perlombaan ini semuanya agar menjaga sportifitas dalam bermain,”kata Kabid Pembinaan Sekolah Dasar Disdik Kotim, Mahbub, Senin 20 November 2023.
Lanjutnya, guru harus menjadi contoh yang baik bagi semua peserta didiknya. Sehingga dimulai dari pelaksanaan perlombaan dalam peringatan Hari Guru Nasional ini juga bisa menjadi contoh bagi peserta didik, baik dalam bersikap menerima kekalahan ataupun saat menang dan tidak sombong.
“Olahraga sangat mengedepankan sportifitas, memiliki jiwa sportif bagi generasi muda sangat penting karena jiwa sportif merupakan nilai-nilai dalam membangun bangsa yang bermartabat,”ujarnya.
Sportif merupakan kesadaran yang selalu melekat, bahwa lawan bertanding adalah kawan bertanding yang diikat oleh pesaudaraan olahraga.
“Selain melalui contoh nyata dalam pertandingan, salah satu cara untuk lain menumbuhkan sportivitas pada anak adalah dengan menerapkannya pula dalam pelajaran-pelajaran di dalam kelas,”ungkapnya.
Setiap guru menurutnya, pasti memiliki aturan-aturan yang disepakati untuk dilaksanakan bersama agar kelas terkondisikan selama proses pembelajaran. Hal pertama yang harus dilakukan adalah membuat aturan dalam kelas sejelas mungkin tidak perlu poin yang banyak, titik beratkan pada substansial adab seorang pembelajar kepada guru dan akhlak kepada teman-temannya.
(dia/matakalteng.com)






















Discussion about this post